Gara-gara Dialeg, Nama Jembatan Krekweg Menjadi “Kretek Kewek”

0
Jembatan Kretek Kewek (wikipedia)

Apakah Anda  pernah mendengar nama Kretek Kewek? Atau tahu apa itu Kretek Kewek? Bukan bebek yang kwek kwek yaa. Ini adalah nama unik dari salah satu jembatan yang ada di Yogyakarta. Jembatan ini juga dekat dengan surga belanja Malioboro di Kota Pelajar tersebut.

Baca juga: Sakalibel, Jejak Sejarah Jembatan Kereta Kedua Terpanjang di Indonesia

Nama jembatan ini sendiri aslinya adalah Kerkweg yang berarti ‘Jalan Gereja’. Yang mana Kretek dalam Bahasa Jawa berarti jembatan dan Kewek adalah nama tempat. Salah satu alasan penamannya seperti itu karena keberadaan Gereja Katolik Santo Antonius di ujung jalan di kawasan Kota Baru.

Jembatan ini bukan untuk dilewati semua kendaraan tetapi hanya kereta api dan melintasi di atasi Kali Code dan di atas jalan menuju arah Jalan Abu Bakar Ali di kawasan Kota Baru. Konstruksi rel kereta ini berada di atas jalan raya dan dibangun untuk menghindari perlintasan sebidang antara rel dengan jalan raya sehingga disebut juga dengan Viaduk.

Viaduk Kereta Api Kewek, dibangun oleh NIS (Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij) pada tahun 1872. Panjang bentang Viaduk Kewek 72 meter, terdiri atas empat pilar konstruksi. Letaknya antara Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan.

Kehadiran Kretek Kewek sendiri sembari membangun kawasan perumahan orang Eropa di Kota Baru. Nama Kretek Kewek yang terdengar tak biasa ini tidaklah berhubungan dengan kereta api maupun perumahan di Kota Baru.

Permasalahannya karena orang Jawa saat itu kesulitan menyebut nama asli jembatan yang berasal dari Bahasa Belanda. Di mana dialeg Jawa yang sulit mengikuti penyebutan yang terlalu singkat sehingga lama kelamaan disebut dengan Kretek Kewek.

Baca juga: Cikubang, Jembatan Kereta Terpanjang di Indonesia

Sayangnya kini nama jembatan tersebut tak lagi banyak diketahui warga asli Yogyakarta maupun pelancong. Kebanyakan hanya menyebutnya sebagai kawasa dekat Stasiun Tugu atau Taman Parkir Abu Bakar Ali saja. Selain itu, jembatan yang awalnya hanya satu, sudah punya kembaran di sebelahnya untuk memperlancar lalu lintas di sekitar kawasan wisata itu.

Leave a Reply