Gara-Gara Listrik Mati, Bandara Sydney Menuai Delay Panjang

Antrian mengular di bandara Sydney (abc.net.au)

Belum lama ini bandara tersebuk di Australia Sydney Airport (Kingsford Smith) mengalami situasi chaos, tapi penyebabnya bukan karena ancaman teror. Pada hari pertama liburan sekolah, ribuan orang harus terdampar di bandara tersebut akibat pemadaman listrik dan mengganggu semua penerbangan pada hari Minggu kemarin (24/9). Ini terjadi sekitar pukul 05.00 pagi yang mengakibatkan radar dalam pengendalian lalu lintas udara terganggu, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.

Baca juga: Antisipasi Terorisme, Bandara-Bandara di Australia Dihimbau Perketat Keamanan

KabarPenumpang.com merangkum dari theguardian.com (24/9/2017), terlihat dari beberapa postingan di Twitter pagi itu, antrian mengular dari pintu depan semua terminal di bandara. Kejadian ini dikarenakan masalah pemadaman listrik, sehingga kontrol lalu lintas udara kembali ke proses manual untuk pesawat yang akan berangkat dan hanya mengizinkan 15 pesawat tinggal landas untuk setiap jamnya.

Pemadaman listrik yang mengganggu lalu lintas penerbangan membuat Virgin Australia, Qantas dan Jetstar mengonfirmasi pada penumpangnya, bahwa masalah juga memengaruhi penerbangan pesawat mereka. Untungnya masalah ini bisa diselesaikan pada jam 09.00 pagi, namun otoritas bandara bekerja keras untuk menyelesaikan timbunan penerbangan yang tertunda hari itu.

Jadwal penerbangan di Bandara Sydney (Daily Telegraph)

“Masalah sudah diatasi, tapi bandara tidak berada pada kapasitas normal. Kami bekerja keras untuk menghapus antrian penerbangan,” ujar juru bicara Air Service Australia (ASA) Sarah Fulton. Seorang penumpang yang pesawatnya tertunda di aspal mengatakan, kapten telah memberitahu mereka bahwa kontrol lalu lintas udara sedang menggunakan sistem manual untuk penerbangan pesawat. Ini berarti hanya 15 yang siap berangkat setiap jamnya dibandingkan yang biasanya 80 penerbangan.

Baca juga: Atasi Lonjakan Trafik, Sydney Bersiap Bangun Bandara Internasional Kedua

Juru bicara Virgin Australia mengonfirmasi bahwa semua penerbangannya didasarkan pada kesalahan teknis yang terjadi di bandara. Maskapai ini juga mengatakan akan berusaha membuat para penumpangnya berangkat secepat mungkin setelah masalah diperbaiki. “Kami akan menghubungi penumpang yang terdampak, tetapi kami juga mengajak agar semua penumpang bisa memeriksa situs kami untuk status penerbangan,” ujar juru bicara Virgin Australia.

Karena masalah ini, pihak bandara Sydney juga berharap agar para pelancong bersabar. “Penerbangan tertunda karena masalah sistem layanan @airservice. Silahkan periksa ke maskapai penerbangan Anda untuk mengetahui status penerbangan. Terimakasih atas kesabaran Anda,” ujar pihak bandara melalui cuitan di Twitter mereka.

Dampak dari kejadian di Sydney juga langsung berpengaruh pada aktivitas di bandara-bandara lain. Seperti pengaruh dirasakan di Melbourne, di mana liburan sekolah juga dimulai. Pesawat yang terbang dari Melbourne menju Sydney tidak bisa berangkat sesuai jadwal dan penundaan penerbangan dilakukan sepanjang hari, kata seorang juru bicara bandara Melbourne.

Diketahui, beberapa penumpang mencuitkan kegundahan mereka di Twitter disertai foto. “Frustasi pesawat di Sydney Airport penundaan besar @abcnews karena gagal sistem,” ujar salah satu cuitan dari Lexy Hamilton Smith.