Garuda Indonesia Deklarasikan Gerakan Anti Narkoba dan Berita Hoax

Maraknya pemberitaan palsu atau hoax belakangan ini membuat sejumlah otoritas saling menguatkan fondasi satu sama lain, guna memotong ruang gerak dari penyebaran berita tak bertuan ini. Sebut saja Flag Carrier Garuda Indonesia yang mendeklarasikan gerakan anti hoax bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca Juga: Perjalanan Kasus Koosmariam Djatikusumo Hingga Gugatan ke Garuda Indonesia

Berdasarkan pantauan KabarPenumpang.com di lapangan, deklarasi yang diadakan pada Rabu (2/5/2018) di Garuda Management Building ini sendiri turut dihadiri oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto. Adapun kegiatan deklarasi anti hoax ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatan pemahaman masyarakat akan pentingnya edukasi tentang kampanye anti hoax.

“Kami dari Garuda Indonesia mendukung upaya Polri dalam menyukseskan program anti hoax. Diharapkan karyawan dan karyawati kita dapat bertanggung jawab dalam menggunakan sosial media, untuk tidak terlibat dalam penyebaran berita-berita hoax atau yang tidak akurat,” tutur Pahala di hadapan awak media.

“Sudah jadi bagian dari tugas kami untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh karyawan karyawati kita agar tidak menyebarkan berita yang berpengaruh negatif kepada masyarakat dan tentu saja beretika,” imbuhnya.

Sementara itu, Irjen Pol Setyo Wasisto yang hadir mewalikan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian turut mengapresiasi partisipasi Garuda Indonesia dalam menyukseskan program anti hoax ini.

“Kami turut mengapresiasi Garuda Indonesia sebagai maskapai national flag carrier yang berinisiatif berperan aktif dalam mendukung upaya bersama melalui kampanye anti hoax khususnya melalui edukasi seluruh jajaran manajamen, operasional, dan karyawan akan pentingnya pemahaman dalam menyikapi pemberitaaan hoax” terang Setyo.

“Penyebaran berita hoax yang marak terjadi saat ini dinilai bisa menjadi ancaman serius bagi stabilitas nasional, dan ekonomi bangsa Indonesia. Untuk itu, kesadaran akan pentingnya menyaring peredaran informasi secara tepat guna menjadi penting untuk diketahui dan dipahami oleh seluruh pihak. Selain itu masyarakat juga harus semakin jeli dalam menyikapi peredaran pemberitaaan hoax yang kini marak terjadi pada lini digital dan sosial media”, tandas pria penyandang dua bintang tersebut.

Tidak hanya deklarasi anti hoax, pada kesempatan yang sama Garuda Indonesia pun melakukan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) guna menyuarakan komitmen untuk memerangi zat-xat adiktif ini.

Baca Juga: Lebaran 2018: Garuda Indonesia Tingkatkan Kapasitas Penerbangan Hingga 8 Persen

“Sebagai penyedia jasa transportasi udara tentunya kami sadari bahwa kami juga memiliki peranan signifikan dalam mendukung upaya seluruh pihak dalam mencegah masuknya akses penyebaran narkoba khususnya melalui jalur penerbangan internasional maupun domestik”, jelas Pahala.

Sementara itu, Kepala BNN Heru Winarko yang turut hadir dalam acara tersebut pun mendukung upaya Garuda dalam pemberantasan narkoba. “Sebagai maskapai penerbangan terdepan di Indonesia, Garuda Indonesia punya peran penting untuk melakukan pengawasan arus transportasi udara baik penumpang maupun barang, khususnya terhadap akses jalur penerbangan yang riskan akan penyelundupan narkoba,” jelas Heru.