Genjot Proyek Kereta Bawah Tanah Menuju Bandara, Pemerintah Chicago Percayakan Kapabilitas The Boring Company

Sumber: newatlas.com

Salah satu perusahaan milik entrepreneur kelas kakap, Elon Musk baru saja meneriman mandat dari Pemerintahan Chicago untuk mendesain, membuat, hingga me-maintain  proyek terowongan yang akan menghubungkan pusat kota dengan O’hare International Airport. Ya, The Boring Company dipercaya untuk menunggangi proyek Express Loop, sebuah moda transportasi berbentuk electric pod atau polong listrik yang mampu menampung hingga 16 penumpang dan siap untuk menghubungkan pusat kota dengan bandara dalam waktu 12 menit saja.

Baca Juga: Bukan Sekedar Wacana, Elon Musk Unggah Foto Terowongan Transportasi LA ke Jejaring Sosial

Adapun hal yang melatarbelakangi penunjukkan The Boring Company oleh Chicago Infrastructure Test, yang mewakili kebijakan Pemerintah Kota Chicago adalah peningkatan aktifitas di O’Hare International Airport pada tahun 2017 lalu, dimana sebanyak hampir 80 juta penumpang keluar atau masuk via bandara berkode ORD ini.

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (14/6/2018), nantinya electric pod ini akan berlari di bawah tanah dengan kecepatan 240km/jam. “Dengan begitu, ini (electric pod) akan lebih cepat tiga hingga empat kali lipat sistem transportasi yang sudah ada sekarang,” tutur salah satu juru bicara dari The Boring Company.

Untuk urusan modanya sendiri, The Boring Company mengatakan bahwa mereka akan menggunakan  armada yang sepenuhnya otonom dan mampu melaju lebih kencang daripada kereta bawah tanah. Dibangun di atas chasis Tesla Model X, kereta ini digalang-galang akan memberikan kenyamanan lebih kepada para penumpangnya. Terlebih dengan hadirnya teknologi onboard WiFi dan ruang yang cukup lega untuk barang bawaan para penumpang.

Mengingat belum ada tindak lanjut lebih jauh lagi dari proyek pembangunan terowongan menuju bandara ini, maka wajar saja bila perusahaan belum bisa membocorkan patokan tarif yang akan diberatkan kepada para penumpang. “Mungkin harganya akan lebih murah daripada taksi dan sedikit lebih mahal ketimbang bus,” papar juru bicara The Boring Company.

Baca Juga: Elon Musk Pertegas Eksistensinya Dalam Kompetisi Pengadaan Moda Futuristik

Guna menjamin kenyamanan para pengguna jalan selama proses pembangunan, The Boring Company mengatakan bahwa proses ini tidak akan mengganggu aktifitas para pengguna jalan, pun ketika masa pengoperasiannya kelak. Kita tunggu saja!