Hari Ini, 138 Tahun Lalu, Kapal Udara Bertenaga Listrik Pertama di Dunia Terbang Perdana

0
Kapal udara yang ditumpangi Albert-Charles Tissandier dan Gaston Tissandier berangkat dari Auteui, Perancis. Foto: Library of Congress Prints and Photographs Division

Pada hari ini, 138 tahun lalu, bertepatan dengan 8 Oktober 1883, kapal udara pertama yang digerakkan motor listrik berhasil diterbangkan oleh Albert-Charles Tissandier dan Gaston Tissandier di Auteuil, pinggiran kota Paris, Perancis.

Baca juga: Hari Ini, 169 Tahun Lalu, Kapal Udara Bertenaga Pertama di Dunia Sukses Terbang Perdana

Keberhasilan menerbangkan kapal udara pertama dengan motor listrik oleh keduanya tentu tidak instan. Bertahun-tahun, kedua aeronaut itu berpacu dengan waktu untuk berinovasi di kapal udara, sampai akhirnya keinginan tersebut tercapai. Sebelum terbang perdana, berbagai persiapan pun dilakukan.

Dikisahkan oleh Gaston Tissandier, seperti dikutip dari thisdayinaviation.com, mulai akhir September, tabung-tabung gas beserta peralatan pendukungnya disiapkan. Balon atau kapal udara direntangkan di atas tanah dan langsung diisi dengan gas. Setelah balon atau kapal udara tadi terisi gas, itu didiamkan sambil menunggu cuaca cerah untuk melakukan uji terbang perdana.

Sayangnya, itu tidak terjadi sampai beberapa hari lamanya. Berkali-kali ada kesempatan, berkali-kali itu pula cuaca buruk menghadang. Sampai akhirnya pada tanggal 7 Oktober, cuaca cerah sepanjang hari. Tetapi, anginnya cukup kuat sehingga penerbangan pun ditunda.

Barulah pada 8 Oktober uji coba penerbangan kapal udara pun dilakukan. Tepat pukul delapan pagi, kapal udara diisi dengan gas dan berhasil mengembang sesuai rencana. Proses pengisiannya cukup lama sampai berjam-jam dan baru selesai pada pukul dua siang.

Penerbangan perdana pun dilakukan. Kokpit atau dek tempat Albert-Charles Tissandier dan Gaston Tissandier berdiri juga mengangkut 30 liter larutan asam bikromat kalium. Pukul tiga siang waktu setempat, kapal udara perlahan naik. Hembusan angin perlahan juga mulai kencang kendati di permukaan angin sangat tenang.

Beberapa menit kemudian, kapal udara tersebut berhasil mencapai ketinggian 500 meter dan mencapai kecepatan tiga meter per detik atau 4,8 kilometer per jam akibat hembusan angin kencang.

Selain angin kencang, tentu saja kecepatan tersebut berasal dari motor listrik Siemens 1,5 tenaga kuda. Listrik sendiri dihasilkan dari 30 liter larutan asam bikromat kalium yang dibawa kapal udara dan membuat rotor dengan dua bilah itu menghasilkan 26 pon daya dorong.

Agar kapal udara tetap berada di ketinggian yang normal, ia dilengkapi dengan pemberat dan selama penerbangan, Albert-Charles Tissandier diperintahkan Gaston memantau itu.

Baca juga: Bukan Zeppelin, Kapal Udara Pertama di Dunia Adalah Star System Airship

Pukul 4.35 sore, penerbangan perdana kapal udara dengan motor listrik pertama di dunia ini akhirnya mendarat di sekitar Croissy-sur-Seine, pinggiran Paris.

Sayangnya, usai penerbangan perdana, kemana kapal udara yang memiliki panjang 28 meter, diameter maksimum 9,2 meter, dan berat total mencapai 1.240 kilogram itu dibawa dan diapakan.