Thursday, June 13, 2024
HomeHot NewsHari ini, 76 Tahun Lalu, HU-16 Albatross Terbang Perdana, Pesawat Amfibi dengan...

Hari ini, 76 Tahun Lalu, HU-16 Albatross Terbang Perdana, Pesawat Amfibi dengan Desain yang Masih Eksisting

Hari ini, 76 tahun lalu yang bertepatan dengan 24 Oktober 1947, menjadi momen bersejarah dalam dunia dirgantara. khususnya di segmen pesawat amfibi, yakni dengan penerbangan perdana Grumman HU-16 Albatross, generasi pesawat amfibi pasca perang dunia kedua, yang meneruskan nama besar pesawat amfibi legendaris PBY Catalina.

Baca juga: 8 Film Terkenal yang Syuting di Pesawat, Nomor 7 Nyaris Bikin Aktor Tewas!

Bagi netizen zaman now, HU-16 Albatross debutnya masih dapat dilihat, lantaran beberapa masih dioperasikan secara terbatas. Seperti salah satunya ditampilkan dalam film “The Expendables” (tahun 2010). Sementara di Indonesia, HU-16 Albatross dapat dilihat langsung sebagai koleksi di Museum Pusat TNI AU “Dirgantara Mandala” di Yogyakarta, lantaran Albatross pada dekade 80-an pernah dioperasikan TNI AU sebagai pesawat intai maritim.

Sejarah pengembangan pesawat amfibi Grumman HU-16 Albatross dimulai pada tahun 1944, ketika Grumman Aircraft Engineering Corporation mulai merancang pesawat amfibi baru yang akan menjadi pengganti dari pesawat amfibi mereka yang lebih lama seperti Grumman JRF Goose dan J4F Widgeon. Grumman mulai bekerja pada desain ini atas permintaan Angkatan Laut Amerika Serikat.

Grumman merancang pesawat baru yang dapat beroperasi dari darat dan air. Hasilnya adalah pesawat yang memiliki badan besar dengan sayap tinggi dan mesin ganda. Pesawat ini juga dilengkapi dengan roda pendaratan utama dan roda hidung yang dapat dilipat, serta pelampung di bawah sayap dan badan pesawat untuk memberikan kemampuan amfibi. Albatross dirancang untuk dapat mengangkut pasukan, muatan, atau kargo di bawah badan pesawat.

Pada tanggal 24 Oktober 1947, Grumman HU-16 Albatross melakukan penerbangan perdana. Pesawat ini kemudian menjalani serangkaian uji penerbangan untuk memvalidasi desainnya dan memastikan bahwa pesawat tersebut memenuhi persyaratan militer.

Setelah berhasil melewati uji coba, Albatross masuk ke dalam produksi massal. Pesawat ini digunakan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat dan Angkatan Udara Amerika Serikat, serta dijual ke negara-negara sekutu dan berbagai operator sipil. Albatross digunakan dalam berbagai peran, termasuk pencarian dan penyelamatan, pengangkutan, dan patroli maritim.

Albatross mengalami berbagai perbaikan dan peningkatan kinerja. Beberapa varian termasuk HU-16A, HU-16B, dan HU-16C. Pesawat ini juga dijuluki “Albatross” karena kemampuannya untuk berlayar di atas air, mirip dengan burung albatros yang bisa melayang di atas laut.

Grumman HU-16 Albatross terakhir diproduksi pada tahun 1961. Setelah itu, produksi pesawat ini dihentikan, dan pesawat-pesawat yang telah diproduksi sebelumnya terus digunakan oleh berbagai angkatan udara dan angkatan laut, serta oleh operator sipil, hingga beberapa dekade berikutnya. Meskipun produksi pesawat ini telah berakhir, beberapa Albatross masih tetap beroperasi di tangan kolektor, museum udara, dan penggemar penerbangan sebagai pesawat warisan yang bersejarah.

Lantaran merupakan pesawat amfibi dengan desain yang dipandang masih layak untuk operasional saat ini. Seperti ada kabar bahwa pesawat amfibi ini akan ‘dibangkitkan’ kembali sebagai varian baru. Dikutip dari Aviacionline, perusahaan dari Australia, Amphibian Aerospace Industries (AAI) mengungkapkan bakal membuat varian baruAlbatross yang disebut G-111T “New Albatross.” Pesawat ini disebut-sebut akan menggunakan mesin baru dari jenis Pratt & Whitney PT6A-67F yang dapat memberikan peningkatan kinerja, penghematan bahan bakar, dan keandalan secara substansial.

Baca juga: Dari Darwin, Australia Aerospace Industries Umumkan G-111T “Albatross Reborn”

AAI telah mengumkan kemajuan proyek New Albatross pada awal Desember 2021, termasuk pemilihan mesin, setelah bertahun-tahun berkoordinasi antara perusahaan dan pemerintah Northern Territory untuk mendukung penciptaan sektor manufaktur di Darwin. New Albatross Albatross rencananya akan punya kapasitas 44 kursi, dan tentunya desain kabin modular untuk menyesuaikan misi dan kebutuhan penggunanya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru