Helm Tail-Light-Packin Didukung dan Diaktifkan oleh Cahaya Sekitar

0
Omne Eternal, helm dengan lampu yang diaktifkan dari cahaya sekitar (newatlas.com)

Makin hari hal baru bukan hanya ada pada transportasi umum, tetapi di kendaraan pribadi seperti sepeda. Salah satu yang paling mencolok dan mulai terus dikembangkan adalah helm untuk melindungi kepada pengendara. Nah apa saja sih yang dikembangkan di helm?

Baca juga: TorchONE – Helm Sepeda dengan Lampu LED yang Bisa Dipasang dan Dilepas

Saat ini yang paling umum teknologi yang dikembangkan pada helm adalah lampu dan meski umum kebanyakan masih disambungkan ke pengisi daya. Tak hanya itu, pengguna masih harus menghidup dan mematikannya secara manual sesuai kebutuhan. KabarPenumpang.com melansir laman newatlas.com (16/2/2021), Omne Eternal baru saja mengumumkan helm dengan cahaya untuk semua hal yang bisa membantu pengendara.

Omne Eternal ini diproduksi oleh perusahaan Swedia POC. Helm Omne Eternal memiliki fitur built-in tail light, motion sensor, ambient light sensor, battery dan lapisan atas dari material photovoltaic yang dikenal sebagai Powerfoyle serta yang terakhir adalah produk tipis dan fleksibel yang dibuat oleh perusahaan teknologi Swedia Exeger.

Ini adalah jenis unik sel surya yang peka pewarna. Bahkan diklaim sangat efisien dalam mengubah semua jenis cahaya baik di dalam atau di luar ruangan untuk menjadi listrik. Di antara bahan aktif, ada lapisan atas nanopartikel titanium dioksia yang dilapisi dengan pewarna penyerap cahaya dan lapisan bawah terbuat dari bahan konduktif berpemiliki dengan nama Electrofly.

Sehingga saat helm Omne Eternal terkena cahaya, Powerfoyle akan mengisi daya baterai onboard, yang pada gilirannya memberikan tenaga ke lampu belakang dan sensor. Sensor cahaya sekitar secara otomatis menyalakan lampu belakang saat di luar gelap, dan mematikannya dalam kondisi terang. Sedangkan sensor gerak, sementara itu mematikan semuanya setelah helm tidak bergerak beberapa saat.

“Saat digunakan di luar ruangan, pada hari-hari biasa dengan awan bercampur, baterai helm akan memperoleh sekitar dua kali energi yang digunakan untuk menyalakan lampu,” kata Damian Phillips dari POC.

Dia mengatakan, cara lain untuk mencontohkannya adalah bahwa energi yang dikonsumsi saat bersepeda selama satu jam untuk bekerja di pagi yang gelap dapat dengan mudah dipulihkan dengan meninggalkan helm selama satu jam di jendela yang terang. Phillips menambahkan bahwa tidak ada pilihan untuk mengisi baterai helm secara manual melalui kabel listrik, karena paparan cahaya sudah cukup.

Baca juga: Pengemudi Ojek Sepeda di Kigali Wajib Pakai Helm

Sebagai bagian dari upaya POC untuk menjaga kesederhanaan, juga tidak ada tombol on atau off. Rencananya, Omne Eternal akan tersedia secara komersial di Eropa mulai Juni, dan di Amerika Utara pada akhir tahun dengan harga yang dibanderol €250 atau sekitar US$303.

Leave a Reply