Hi Fly Sukses Daratkan Pesawat Airbus A340 Pertama di Benua Antartika, Bawa Misi Sekali Seumur Hidup

0
Hi Fly berhasil mendaratkan pesawat Airbus A340 pertama di Benua Antartika. Sebelumnya tidak pernah ada pesawat sebesar itu yang mendarat di sana. Foto: Hi Fly via Simple Flying

Spesialis wet lease asal Portugal, Hi Fly, sukses mendaratkan pesawat Airbus A340 pertama di Benua Antartika. Ini dilakukan untuk mempersiapkan pengalaman tinggal di benua beku tersebut sekali seumur hidup selama musim dingin setiap tahun antara November sampai Januari.

Baca juga: Tak Ingin Ratapi Nasib, Hi Fly Ubah Airbus A380 Jadi ‘Varian’ Kargo Pertama di Dunia

Pesawat Airbus A340 Hi Fly dengan nomor registrasi 9H-SOL diketahui bertolak dari Cape Town ke Wolf’s Fang Runway, Antartika dan kembali ke bandara yang sama pada 2 November lalu, atas kerjasama dengan operator tur spesialis Antartika, White Dessert, untuk membawa 23 penumpang dan sejumlah kargo.

Biasanya, White Desert menggunakan pesawat Gulfstream 550 untuk membawa sejumlah perlengkapan dan peralatan camp musim dingin di Antartika. Tetapi, tahun ini mereka menginginkan pengalaman yang lebih luas dan membutuhkan banyak tambahan perlengkapan. Otomatis, mereka juga butuh pesawat yang lebih besar untuk efisiensi.

Perjalanan pesawat A340-300 berusia 19 tahun -yang sudah bergabung dengan Hi Fly sejak tahun 2018 silam- dari Cape Town ke Antartika ditempuh selama 5 jam 10 menit saat berangkat dan 5 jam 20 menit saat kembali.

Mengingat tidak adanya stasiun pengisian bahan bakar, Hi Fly sudah membekali pesawat tersebut dengan 77 ton Avtur saat keberangkatan untuk penerbangan pulang.

“9H-SOL adalah A340-313HGW (Berat Kotor Tinggi) dengan berat lepas landas maksimum 275 ton. Ini adalah pesawat yang memberikan, setiap saat. Kuat, nyaman dan aman, berkinerja baik di lingkungan ini. 4 mesin redundansi dan jangkauan yang sangat jauh, menjadikannya pesawat yang ideal untuk jenis misi ini,” kata Kapten Carlos Mirpuri, wakil presiden Hi Fly, seperti dikutip dari Simple Flying.

Mirpuri, yang juga kapten pilot dalam misi pendaratan Airbus A340 pertama di Antartika itu, menjelaskan upaya pendaratan di atas lapisan es biru benua paling Selatan tersebut bukan perkara mudah.

Baca juga: Teka-Teki Pesawat Dilarang Terbang di Atas Antartika, Ternyata Gegara Hal Ini

Menjelang landing di Bandara Antartika, lanjutnya, sebuah mobil survei terlebih dahulu mengecek kondisi runway semata untuk memberi informasi kondisi tentang apapun yang dibutuhkan pilot untuk mensukseskan pendaratan. Berkat kerja keras tim, Hi Fly akhirnya sukses mendaratkan pesawat Airbus A340 pertama di Benua Antartika.

Pasca kesuksesan ini, Hi Fly bisa dibilang kebanjiran order. Ke depan, pesawat A340 maskapai akan mengantar lebih banyak orang untuk penerbangan wisata, transportasi ilmuan atau tim peneliti, dan mengirim kargo penting dalam jumlah besar ke Antartika.