Hong Kong Segera Realisasikan Tekonologi Pengenalan Wajah di Bandara

0

Bandara Chek Lap Kok adalah nama lain dari Bandara Internasional Hong Kong atau Hong Kong Intenational Airports. Otoritas bandara ini berencana memperkenalkan teknologi baru untuk pengenalan wajah di bandara ini. Diperkirakan tekologi pengenalan wajah akan hadir sebelum akhir tahun 2018 mendatang. Adanya pengenalan wajah ini sebenarnya untuk memudahkan para pelancong yang melalui HKIA agar tidak perlu repot mengeluarkan paspor di beberapa pos pemeriksaan bandara.

Baca juga: Bandara Internasional Hong Kong Sabet Predikat “Bintang Lima” dari Skytrax

KabarPenumpang.com melansir thestandard.com.hk (3/10/2017), sebelum ada teknologi pengenalan wajah ini, pelancong harus melewati tiga kali pemeriksaan di HKIA. Pertama di konter check in maskapai, kemudian di area pintu masuk terbatas sebelum ruang tunggu dan terakhir di gerbang sebelum menaiki pesawat.

Nantinya jika sudah terealisasi mesin pengenalan wajah ini, pengecekan paspor hanya akan dilakukan satu kali yakni di konter check in. Kemudian di konter chek in, para pelancong akan diambil fotonya dan bisa melalui pos kedua di area terbatas dan gerbang keberangkatan tanpa perlu mengeluarkan paspor lagi.

Rencananya, mesin pengenalan wajah merupakan salah satu penyempurnaan yang diumumkan oleh chief executive otoritas red Lam Tin Fuk pada konferensi dan pameran teknik Internasional Hong Kong yang ketiga. Dalam memperkenalkan teknologi pengenalan wajah ini, pihak otoritas mengatakan, bahwa akan mengerjaan lima aspek termasuk penggunaan data yang besar dan robot untuk memfasilitasi Smart Airport dalam sepuluh tahun kedepan.

“Awal tahun depan, kami akan membangun kemampuan real time dalam analisis penumpang dan manajemen hubungan pelanggan. Kami juga akan menggunakan analisis data untuk meningkatkan kemampuan prediksi kami untuk beberapa sistem kami, seperti pemacu rel otomatis orang-orang penggerak, dan sistem penanganan bagasi,” kata Lam.

Pihak otoritas bandara juga mengatakan, peningkatan pengenalan wajah ini akan hadir pada bulan depan. Dalam menggunakan pengenalan wajah ini, adalah yang pertama digunakan oleh otoritas bandara tetapi teknologi ini sudah digunakan oleh bagian imigrasi bandara.

Awal bulan November ini, departemen imigrasi meluncurkan Smart Depature di bandara untuk turis asing yang mengunjungi Hong Kong. Nantinya setelah datang, para pelancong akan dipotret di pos pemeriksaan imigrasi.

Setelah melalui pemeriksaan di imigrasi pelancong bisa memindai paspor mereka di jalur e-Learning Smart Enabled dan memiliki potret lain yang di ambil untuk perbandingan di banding tanpa harus ke pos pemeriksaan manual. Ini akan mengurangi keterlambatan 30 detik saat keberangkatan.

Baca juga: Rancang Ruang Bagasi Unik, Kelompok Mahasiswa Hong Kong Raih Penghargaan dari Airbus

Sayangnya sistem ini hanya tersedia bagi pelancong asing dari sekitar 70 negara dan bukan Hongkongers atau mereka yang bepergian dengan dokumen perjalanan darat. Pada konferensi, sekitar 30 perusahaaan memamerkan inovasi terbarunya termasuk demonstarasi menggunakan teknologi realitas yang meningkat dalam desain bangungan dan pemeliharaan bandara.

Peserta pameran mengatakan bahwa pihaknya sedang mengerjakan kacamata yang akan menggabungkan teknologi pengenalan wajah. Sedangkan peserta lain mengatakan sedang merancang sebuah robot yang akan membawa belanjaan penumpang di toko bebas bea ke gerbang keberangkatan.

Leave a Reply