Monday, January 19, 2026
HomeAnalisa AngkutanHubungkan Eropa-Afrika: Spanyol dan Maroko Bersatu Bangun Jalur Kereta Bawah Laut Senilai...

Hubungkan Eropa-Afrika: Spanyol dan Maroko Bersatu Bangun Jalur Kereta Bawah Laut Senilai US$7,4 Miliar

Sebuah ambisi besar untuk menyatukan dua benua kini semakin mendekati kenyataan. Spanyol dan Maroko dilaporkan telah memperkuat kerja sama mereka untuk merealisasikan proyek infrastruktur paling ikonik abad ini: jalur kereta api bawah laut yang melintasi Selat Gibraltar. Proyek raksasa senilai US$7,4 miliar (sekitar Rp115 triliun) ini diprediksi akan mengubah peta perjalanan global dan mendefinisikan ulang konektivitas antara Eropa dan Afrika.

Jalur kereta api bawah laut ini akan menghubungkan kota Madrid di Spanyol dengan Casablanca di Maroko secara langsung. Proyek ini bukan sekadar pembangunan terowongan biasa, melainkan sebuah simbol integrasi ekonomi dan budaya yang akan memangkas waktu tempuh antarbenua secara drastis. Jika selama ini perjalanan melintasi selat harus mengandalkan feri atau pesawat, jalur kereta cepat ini nantinya akan memungkinkan mobilitas manusia dan barang dalam hitungan jam saja.

Secara teknis, proyek ini menghadapi tantangan geologis yang luar biasa di Selat Gibraltar. Kedalaman laut dan kondisi dasar laut yang kompleks memerlukan keahlian rekayasa tingkat tinggi. Terowongan ini diperkirakan akan memiliki panjang sekitar 38 hingga 40 kilometer, dengan bagian bawah laut mencapai 28 kilometer. Target penyelesaian proyek ini sengaja dikejar sebelum tahun 2030, bertepatan dengan momentum di mana Spanyol, Portugal, dan Maroko akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia FIFA 2030.

Dampak ekonomi dari proyek ini diperkirakan akan sangat masif. Selain mendorong sektor pariwisata di kedua negara, jalur kereta ini akan membuka keran perdagangan yang lebih efisien antara Uni Eropa dan pasar Afrika yang tengah berkembang pesat. Bagi para pelancong, ini berarti era baru perjalanan berkelanjutan, di mana kereta api menjadi alternatif ramah lingkungan dibandingkan penerbangan jarak pendek yang selama ini mendominasi rute lintas benua tersebut.

Investasi sebesar US$7,4 miliar ini akan didanai melalui kombinasi dana publik dari kedua negara serta dukungan dari lembaga keuangan internasional. Pemerintah Spanyol dan Maroko memandang proyek ini sebagai warisan jangka panjang yang akan mempererat hubungan diplomatik kedua negara. Dengan dimulainya studi kelayakan akhir dan komitmen politik yang kuat, terowongan bawah laut Spanyol-Maroko siap menjadi salah satu keajaiban rekayasa modern yang akan menghubungkan sejarah dan masa depan dua benua.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru