Iklan Menjurus Seksis, AirAsia Menuai Kecaman dari Netizen

AirAsia

Nama AirAsia kembali menjadi perbincangan khalayak ramai. Kali ini bukan karena promo penerbangan murah atau kasus return to base yang kemarin mereka alami setelah terkena bird strike, melainkan karena salah satu postingannya di jejaring sosial Facebook yang berbau seksis. Sontak, maskapai LCC (Low Cost Carrier) yang berbasis di Malaysia ini diserang oleh netizen yang menilai postingan dengan tujuan promosi tersebut tidak layak untuk dipublikasikan.

Baca Juga: Tampilkan Iklan Vulgar, Chocotravel Merasa Tak Ada Yang Salah

DIhimpun KabarPenumpang.com dari laman marketing-interactive.com (27/9/2017), postingan dengan judul “OMG! (tap to see)” tersebut berisikan gambar kartun seorang wanita yang menggunakan baju dengan bagian bahu terbuka dan terlihat seperti tengah memegangi dadanya. Namun setelah postingan tersebut dibuka, ternyata wanita di gambar tersebut memegang angka 99 yang merupakan harga terendah yang ditawarkan AirAsia untuk sekali penerbangan.

“Anda tidak melihat banyak hal! 10.000 kursi dari RM99.” Begitulah penjelasan pihak AirAsia melengkapi gambar di postingan tersebut. Menanggapi iklan kontroversial ini, juru bicara AirAsia mengatakan bahwa tim promosi yang mengunggah gambar tersebut sudah bisa memprediksi feedback yang akan diterima. “Kami sudah memastikan bahwa iklan tersebut sudah dihapus, dan kami perlu melakukan peninjauan secara menyeluruh,” ungkap juru bicara tersebut.

Atas ketidaknyamanan tersebut, melalui juru bicaranya, pihak AirAsia meminta maaf. “Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh iklan tersebut,” tuturnya. Diketahui, ini merupakan jenis iklan yang memancing setiap orang untuk meng-klik-nya, namun eksekusi yang kurang tepat membuat iklan ini menebar kontroversi. Dengan demikian, iklan yang terkesan nyeleneh tersebut mencoreng dan dianggap tidak sesuai dengan merk terkenal seperti AirAsia.

Sumber: themalaymailonline.com

Dilansir dari sumber yang sama, AirAsia dinilai sudah efektif dalam mengkampanyekan brand mereka dengan cara menciptakan sebuah iklan yang bisa mencuri perhatian netizen. Namun tidak bisa dipungkiri juga setiap nama besar pasti pernah melakukan kesalahan, yang bisa dijadikan acuan untuk ke depannya. Tidak menutup kemungkinan jika AirAsia membuat iklan yang bisa memperbaiki citranya tersebut, maka netizen akan lupa atas kejadian ini.

Baca Juga: Jadi Ajang Kampanye Produk, Pegangan Tangan di Angkutan Umum Dibuat Unik

Executive Content Director dari Ensemble, Chan Woei Hern mengatakan langkah yang dilakukan oleh AirAsia merupakan suatu hal yang bijaksana. ”Guna mencegah gambar tersebut tersebar luas, pihak AirAsia langsung menghapus gambar setelah menerima komentar negatif,” tutur Chan. “Mereka bisa lebih mempertimbangkan dampak yang akan muncul sebelum memviralkan sesuatu,” imbuhnya.