Indian Railways Canagkan Pembangunan Koridor Atas Kereta Api di Kerala

(Urban Transport News)

Indian Railways baru-baru ini merencanakan membuat koridor atas untuk kereta cepat di Kerala. Proposal proyek koridor kereta ini sendiri senilai 50 ribu crore dan diperkiran di berikan sebelum masuk penganggaran kabinet tahun depan.

Baca juga: Pendapatan Utama Indian Railways, Ternyata Bukan dari Jasa Angkut Penumpang

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman livemint.com (4/10/2018), pembuatan koridor atau jalur atas ini sendiri merupakan sebuah dorongan infrastruktur besar. Dimana Indian Railways yang mengoperasikan koridor rel pan Kerala membuat jalur atas khusus tersebut.

Jalur atau koridor atas ini sendiri nantinya akan sepanjang 500 km dari Kasrgod menuju Thiruvananthapuram, sehingga akan menghubungkan wilayah utara dan selatan negara bagian tersebut.

(Livemint)

“Kerala adalah negara bagian kecil dengan sumber daya lahan terbatas. Telah diputuskan untuk membuat koridor pan-state yang tinggi yang menghubungkan Kasargod di utara dengan Thiruvananthapuram di selatan. Proyek ini akan didanai oleh lembaga pembangunan seperti Asian Development Bank (ADB) dan Japanese International Cooperation Agency (JICA), dan pembicaraan sedang berlangsung. Ini akan menjadi koridor berkecepatan tinggi, yang akan menghubungkan kota-kota besar dengan daerah pinggiran dalam 30 menit sehingga orang-orang dapat menggunakannya untuk perjalanan lokal juga,” ujar seorang pejabat kereta senior.

Baca juga: Peringati Hari Kemerdekaan, Indian Railways Hadirkan “Museum Digital” di 22 Stasiun

Pembuatan koridor atas ini sendiri akan menjadi proyek negara bagian paling mahal yang akan dilakukan oleh Indian Railways selain dari Jammu-Udhampur-Katra-Quazigund-Baramulla denganjalur kereta api sepanjang 35 km yang menghabiskan $13 miliar. Usulan koridor rel Kerala sendiri diperkirakan akan diberikan pada tahun depan sebelum penganggaran oleh kabinet tahun depan.

Menurut rencana koridor akan digunakan untuk menjalankan kereta berkecepatan tinggi, yang beroperasi pada kecepatan 100-150 km per jam. Pejabat kereta api itu mengatakan Kerala sudah berada di radar operator nasional untuk melakukan perubahan.

Kota Ernakulam sudah mendapatkan perbaikan di bawah program pembangunan kembali stasiun kereta, dengan National Buildings Construction Corp. Ltd (NBCC) yang dijadwalkan untuk melaksanakan proyek dengan tujuan menyelesaikannya pada tahun 2022. Indian Railways telah tertinggal dalam berinvestasi di Kerala selama bertahun-tahun, terutama karena biaya tanah yang tinggi.

Dalam dekade terakhir, negara telah melihat investasi hanya sekitar $6 ribu crore dari maskapai nasional. Rata-rata hanya $350 crore diinvestasikan dalam negara setiap tahun selama 2007-2014. Jumlahnya meningkat secara substansial setelah 2015-16 ketika mencapai lebih dari seribu ringgit setiap tahun.

Pada 2018-2019, negara bagian itu diberikan sekitar $900 crore oleh Indian Railways. Namun, uang tersebut terutama digunakan untuk meningkatkan dan mempertahankan jalur kereta api yang ada.