Inggris Kembangkan Teknologi ‘Intip’ Isi Tas Calon Penumpang Saat Belanja di Bandara

(www.standard.co.uk)

Apa sih yang paling merepotkan saat ditanya tentang bandara? Selain harus sampai di bandara lebih cepat, biasanya penumpang juga akan menjawab proses skrining atau pemeriksaan barang bawaan. Ya, hal ini biasanya yang membuat Anda akan sibuk dengan barang bawaan apalagi harus membuka dan mengeluarkan barang-barang yang harus dikeluarkan seperti kamera, tablet dan laptop.

Baca juga: Masuk AS Bakal Tambah ‘Berat,’ Lima Maskapai Diminta Wawancarai Calon Penumpang

KabarPenumpang.com melansir dari laman gizmodo.co.uk (20/10/2017), pemerintah Inggris berinisiatif untuk memudahkan pemeriksaan barang penumpang sembari berbelanja di toko bebas bea (Duty free shop) di Bandara Gatwick. Dengan ada pemikiran ini, pemerintah  menyiapkan dana sebesar £3 juta untuk membuat penelitian dalam mendeteksi bahan peledak yang tersembunyi. Tujuan sebenarnya adalah untuk mempercepat skrining tas di bandara tanpa mengurangi tingkat kemanan yang tinggi.

Saat pembuatan proposal untuk penelitian ini versi teknologi portabel juga dibuat untuk menyaring item di tempat-tempat selain di pos pemeriksaan kemanan reguler. Portabel ini juga untuk memindai laptop dan tablet tanpa harus dikeluarkan dari tas terlebih dahulu.

Ini terdengar futuristis dan mungkin akan banyak pertanyaan dari penumpang bagaimana tas bisa terpindai sementara mereka sedang berbelanja. Ya teknologi baru ini bisa saja tidak mengharuskan Anda untuk mengeluarkan apapun dari dalam tas.

Memang, Anda akan melewati proses pemeriksaan keamanan, dimana tetap harus melepaskan pakaian yang mengandung logam seperti ikat pinggang. Hal ini memang butuh waktu meskipun harus menunggu penumpang lainnya melewati proses keamanan yang akan Anda lakukan juga.

“Keamanan penerbangan adalah prioritas pemerintah dan satu lanskap ancaman yang selalu berubah. Kita perlu merangkul dan mendorong bakat dari industri yang memungkinkan kita bertahan beberapa langkah di depan orang-orang,” ujar Menteri Keamanan Dalam Negeri Inggris, Ben Wallace.

Baca juga: Bandara Kopenhagen Tempati Peringkat Teratas Untuk Pemeriksaan Keamanan

Sedangkan Menteri Penerbangan Inggris Lord Callanan mengatakan, keselamatan dan kemanan penumpang yang bepergian akan selalu menjadi prioritas utama. “Kami mengerti bahwa ini terkadang tidak nyaman bagi penumpang apalagi keluarga yang membawa anak kecil. Seiring kemajuan teknologi, kami ingin membuat pengalaman penerbangan lebih cepat dan mudah bagi semua wisatawan,” ujar Callanan.