Intip Ilyushin Il-96 Air Force One Rusia, Punya Sistem Pertahanan Anti Rudal dan Kursi Lontar

0
Jet tempur siluman Rusia, Su-57, sedang mengawal pesawat kepresidenan atau Air Force One Negeri Beruang Merah, Ilyushin Il-96-300. Foto: YouTube channel Rumoaohepta7

Air Force One selama ini melekat pada pesawat kepresidenan Presiden Amerika Serikat (AS). Terlebih ketika ada insiden, seperti yang terjadi belum lama ini, dimana Air Force One yang ditumpangi Donald Trump dikabarkan hampir bertabrakan dengan drone, nyaris tak ada ruang untuk Air Force One lainnya untuk mendapat sorotan media.

Baca juga: Sedih! Prototipe Pesawat Teranyar Rusia Ilyushin IL-96-400M Nyaris Rampung, Tapi Sepi Peminat

Padahal, selain Air Force One AS, Rusia juga mempunyai pesawat kepresidenan yang juga disebut Air Force One. Bahkan, bisa dibilang fitur yang ada di pesawat Ilyushin Il-96 Air Force One Rusia tak kalah mewah dan aman untuk dijadikan pesawat VVIP setingkat presiden dengan pengaruh politik global cukup besar seperti Rusia, sekalipun pabrikan pesawat tersebut (Ilyushin) masih jauh dari cukup untuk menyamai nama besar Boeing dan Airbus.

Dikutip KabarPenumpang.com dari Simple Flying, pesawat buatan United Aircraft Corporation (UAC), Ilyushin Il-96-300, saat ini tercatat hanya ada 15 di dunia, dengan rincian tiga digunakan maskapai nasional Kuba, Cubana de Aviación, dan lainnya berada di Rusia, dimana delapan di antaranya digunakan sebagai pesawat kepresidenan.

Pesawat Ilyushin Il-96-300 Air Force One Rusia berbeda dengan versi penumpang. Ilyushin Il-96-300 komersial umumnya mampu mengangkut sebanyak 300 penumpang sejauh 11.500 km, dengan panjang pesawat mencapai 65 m. Namun, untuk versi VVIP, pesawat ini mampu terbang lebih jauh dari itu karena muatan lebih sedikit dari versi penumpang, dengan dimensi pesawat yang jauh lebih besar, sekalipun tak disebutkan dengan rinci perbedaannya.

Masuk ke segi interior, balutan desain neo-klasik dengan kombinasi warna merah, gold, putih, dan coklat dari furniture khas Rusia, karpet merah, permadani di dinding dan beberapa peralatan yang dilapisi emas, menjadi suguhan untuk memanjakan mata rombongan (VVIP). Selain itu, desain tersebut, sekali lagi, sangat cocok untuk peruntukan pesawat kepresidenan Rusia yang notabene memiliki posisi penting dalam percaturan politik global.

Guna mengakomodir kebutuhan meeting, Air Force One Rusia juga dilengkapi dengan ruang rapat dan kantor cukup luas. Tak hanya itu, Ilyushin Il-96-300 VVIP memiliki kamar tidur utama, fasilitas gym sederhana, serta kamar mandi setara hotel berbintang, ditambah dengan gagang atau handle dari emas.

Sebagai bagian dari safety, Air Force One Rusia juga dilengkapi dengan sistem pertahanan anti rudal atau biasa juga disebut CAMS (Civilian Aircraft Missile Protection System) untuk melawan rudal anti pesawat portabel atau man-portable air defence systems (MANPADS).

Baca juga: Untung Rugi Narrowbody vs Widebody untuk Pesawat Kepresidenan Indonesia

Sistem pertahan anti rudal ini akan sangat berguna ketika jet tempur pengawal Air Force One Rusia (biasanya berjumlah tiga-enam) berhasil dilumpuhkan. Namun, sistem anti rudal itu bukanlah opsi terakhir, pesawat masih dibekali dengan fitur escape pod atau kursi lontar. Hanya saja, tak disebutkan dengan jelas berapa jumlah kursi lontar yang tersedia.

Selain Ilyushin Il-96-300, Rusia masih memiliki beberapa Air Force One lainnya yang digunakan sesuai kebutuhan, berupa dua Airbus A319 dan dua Sukhoi Superjet 100 (Sukhoi SJ100). Meskipun tergolong pesawat kecil, namun, versi VVIP kedua pesawat tersebut bukan tak mungkin juga dilengkapi dengan fitur-fitur serupa dengan Ilyushin Il-96-300 VVIP.

Leave a Reply