Investasi di Taksi Terbang Joby Aviation, Toyota Gelontorkan Rp5,3 Triliun

0
(japantimes.co.jp)

Taksi terbang yang akan mulai merambah dunia dan membuat berbagai investor mulai menggelontorkan kocek mereka untuk ikut dalam segmen transportasi baru ini. Salah satunya Toyota Motor Co. yang menginvestasikan US$394 juta atau Rp5,3 triliun di Joby Aviation. Ini adalah perusahaan yang bekerja untuk membuat taksi udara dan mengantarkan orang ke jalan raya serta jalanan kota yang macet.

Baca juga: Baru Uji Coba di Sungai Seine Paris, Taksi Terbang ini Sudah Kena Tilang

KabarPenumpang.com melansir laman japantimes.co.jp (16/1/2020), Joby yang berbasis di Santa Cruz, Calivornia sebagai eVTOL (electronic Vertical Take-off and Landing) yang didanai terbaik dalam kategori booming, harus mengatasi rintangan peraturan yang signifikan dan kekhawatiran tentang keselamatan serta kebisingan penumpang.

“Transportasi udara telah menjadi tujuan jangka panjang bagi Toyota, dan sementara kami melanjutkan pekerjaan kami di bisnis mobil, perjanjian ini mengarahkan pandangan kami ke bisnis di angkasa. Ketika kami menerima tantangan transportasi udara bersama dengan Joby, seorang inovator di ruang eVTOL yang baru muncul, kami memanfaatkan potensi untuk merevolusi transportasi dan kehidupan di masa depan,” kata Presiden dan CEO Toyota Akio Toyoda.

Selain mengumumkan pendanaan, Joby merilis gambar pesawat prototipe. Kendaraan itu menggunakan enam baling-baling listrik dan mampu terbang 150 mil (241 km) dengan sekali pengisian daya, dengan kecepatan hingga 200 mph (322 kph). Ini dirancang untuk mengangkut empat penumpang dan seorang pilot, sebuah pendekatan yang berbeda dari para pesaing seperti Kitty Hawk, yang kendaraan “Cora” dua kursinya dimaksudkan untuk terbang secara mandiri tanpa pilot di dalam pesawat.

“Joby akan memproduksi prototipe di fasilitas di Marina, California, dekat Monterey, dan berencana untuk memanfaatkan kemampuan Toyota untuk mengembangkan sistem perangkat keras,” kata Paul Sciarra, ketua eksekutif Joby dan salah satu pendiri dari Pinterest.

Baca juga: Meluncur di 2023, Uber Masih Rahasiakan Kota Ketiga Untuk Taksi Terbangnya

Sciarra dan Joeben Bevirt, pendiri dan CEO Joby, mengatakan bahwa mereka telah menghabiskan waktu yang signifikan dengan Toyoda di kota Toyota, Prefektur Aichi, serta dengan para eksekutif Toyota lainnya di kantor pusat Joby di sebuah peternakan seluas 500 acre di perbukitan utara Santa Cruz.

Leave a Reply