Jadi Ikon Evakuasi Warga di Afghanistan, Boeing C-17 Globemaster Dijuluki ‘Rusa Besar’! Ini Alasannya

0
Pesawat C-17 Globemaster disebut Moose atau rusa besar karena kemiripan suara antar keduanya. Foto: taskandpurpose.com

Selama kudeta Taliban di Afghanistan, setidaknya ada dua sejarah besar terjadi. Pertama, saat pesawat angkut militer Amerika Serikat (AS), Boeing C-17 Globemaster, membawa 800 penumpang sekaligus dalam satu penerbangan. Biasanya, pesawat hanya memuat 102 pasukan payung atau 150 pasukan reguler dengan konfigurasi palet dan sidewall seats atau kursi samping menempel di dinding pesawat.

Baca juga: Inilah Mayjen Chris Donahue, Tentara AS Terakhir yang Tinggalkan Bandara Kabul Afghanistan

Adapun sejarah kedua, terjadi saat rombongan tentara AS terakhir di Bandara Kabul Afghanistan yang menumpangi pesawat Boeing C-17 Globemaster meninggalkan negara tersebut. Dari kedua sejarah tersebut, tak berlebihan bila pesawat angkut militer itu adalah aktor utamanya.

Pesawat itu juga diketahui dikerahkan oleh militer negara lain untuk mengevakuasi warga negaranya. Jadi, betul-betul sering dijumpai di Bandara Kabul selama proses evakuasi, khususnya oleh tentara AS.

Terkait pesawat Boeing C-17 Globemaster, selain peran krusialnya mengevakuasi warga dari Bandara Kabul Afghanistan, pesawat ini ternyata punya sebutan yang cukup unik, yaitu Rusa Besar atau Moose, yang juga kebetulan mempunyai bentuk tanduk unik.

Dikutip dari taskandpurpose.com, setiap pesawat angkatan udara sebuah negara memiliki sebutan atau panggilan yang unik. Pesawat serang A-10 Thunderbolt II, misalnya, disebut sebagai Warthog karena penampilannya yang aneh dan garang.

Jet tempur F-16 Fighting Falcon disebut Viper karena menyerupai pesawat ruang angkasa eponymous di Battlestar Galactica, sebuah film sains fiksi di AS.

Terakhir, pesawat pengebom strategis jarak jauh B-52 Stratofortress disebut sebagai BUFF (big ugly fat Fokker) karena dinilai mirip dengan pesawat asal Belanda tersebut.

Dari ketiga sebutan pesawat di atas, pendekatan yang digunakan seluruhnya sama. Sama-sama berdasarkan persamaan fisik, berbeda dengan alasan mengapa Boeing C-17 Globemaster disebut Moose atau Rusa Besar.

Pesawat kargo berusia 30 tahun, yang mampu mengangkut penerjun payung sampai Tank Tempur M1 Abrams seberat 69 ton itu, disebut Moose (jenis rusa terbesar di dunia) karena suara mesinnya yang menyerupai suara rusa betina yang sedang kawin.

Sepintas, banyak orang yang mungkin menduga bahwa sebutan atau panggilan Moose terhadap Boeing C-17 Globemaster didasari oleh bentuknya yang besar, kuat, dan lambat. Mirip dengan rusa besar (kadang kala juga disebut sebagai sapi).

Menurut Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam Wilayah Barat Laut Kanada, saat musim kawin, rusa besar betina biasanya mengeluarkan raungan seperti tangisan. Sementara rusa besar jantan merespon dengan suara keras seperti dengkuran yang bisa terdengar hingga setengah kilometer jauhnya.

Baca juga: Jepang Dihujat Gegara Pesawat C-130 Hercules Hanya Evakuasi Satu Orang, Ekspektasinya 500 Orang

Sebutan Moose terhadap Boeing C-17 Globemaster yang didasari oleh suara jenis rusa terbesar itu diamini oleh Darrell Lewis, sejarawan 437th Airlift Wing.

“Para pilot dengan tulus menjuluki C-17 sebagai ‘The Moose’ karena suaranya yang khas selama pengisian bahan bakar. Saat mengisi bahan bakar, ventilasi pelepas tekanan di pesawat mengeluarkan suara seperti saat moose meraung,” tambahnya.