Jamin Keselamatan Pejalan Kaki, Jaguar Land Rover Uji Sensor Indikator di Moda Otonom

Sumber: newatlas.com

Simpang siurnya pemberitaan tentang moda otonom dewasa ini membuat sebagian kalangan masyarakat menantikan kehadirannya meramaikan jalanan. Namun sejumlah regulasi baru harus segera dibentuk yang dikhususkan untuk mengatur pengoperasian dari kendaraan jenis ini di masa yang akan datang – salah satu yang paling santer diperdebatkan adalah tentang kemampuan si moda untuk membaca situasi di sekitar, terutama yang berkaitan dengan hambatan selama beroperasi.

Baca Juga: Kendati Futuristik, Namun Masih Banyak yang Meragukan Pod Otonom

Dalam menjawab permasalahan tersebut, Jaguar Land Rover punya solusinya! Dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (30/8/2018), dilandaskan pada studi yang dilakukan oleh American Automobile Association yang menemukan bahwa 63 persen orang dewasa merasa khawatir jika keberadaannya tidak terdeteksi oleh sistem sensor yang ada di mobil otonom, Jaguar Land Rover merasa ini merupakan satu masalah serius yang akan menghambat laju perkembangan dari mobil otonom.

Perusahaan yang berbasis di Coventry, Inggris ini lalu menambahkan sebuah sensor yang dapat mengisyaratkan kepada para pejalan kaki bahwa dirinya sudah ‘terlihat’ oleh kendaraan tersebut. Sensor ini berbentuk seperti mata, namun perusahaan mengatakan mungkin penambahan sensor ini akan mebuat takut pejalan kaki ketika sensor tersebut sudah mengijinkan pejalan kaki untuk melintas – mungkin indikatornya akan berupa sebuah lampu penyeberangan atau bentuk lain yang hingga kini masih dipertimbangkan oleh perusahaan.

“Diharapkan, ini dapat mengurangi kekhawatiran para pejalan kaki yang takut tertabrak oleh kendaraan otonom,” ujar pihak Jaguar Land Rover. “Hadirnya indikator semacam ini juga dapat menawarkan jaminan psikologis pada setiap pejalan kaki, dimana mereka (para pejalan kaki) akan merasakan seperti melintas di depan kendaraan yang dikendarai oleh manusia, padahal itu otonom,” tandasnya.

Tidak bisa dipungkiri, sudah menjadi satu kebiasaan bagi setiap pejalan kaki untuk melihat ke arah kendaraan yang melaju ketika hendak menyeberang jalan. Ketika mereka sudah mendapat tanda berupa pengurangan laju kendaraan atau si pengemudi yang melambaikan tangan sebagai tanda dirinya sudah boleh menyeberang, hal inilah yang coba disasar oleh Jaguar Land Rover dalam mengembangkan teknologi sensor indikator ini.

Baca Juga: Hadirkan Bus Otonom, DeNA Terbentur Regulasi Tentang Bangku Pengemudi

“Kami sangat paham bahwa tanda-tanda seperti ini merupakan hal vital yang akan berpengaruh dalam perkembangan moda otonom di masa yang akan datang. Melalui uji coba sensor indikator ini, kami ingin mengetahui apakah penambahan teknologi ini dapat memberikan manfaat kepada para pejalan kaki atau tidak. Tapi kami yakin, dengan ditambahkannya teknologi sensor ini pada kendaraan otonom kelak, itu akan mengurangi kekhawatiran para pejalan kaki dan dapat melintasi jalan secara normal.” ujar Future Mobility Research Manager dari Jaguar Land Rover, Pete Bennett.