Jepang Tawarkan Teknologi Kereta Cepat Malaysia – Singapura

0
Katadata.com

Malaysia sedang melakukan proyek pembangunan kereta api berkecepatan tinggi dari Kuala Lumpur menuju Singapura sejauh 350 kilometer. Dengan adanya kereta berkecepatan tinggi ini nantinya untuk mencapai Singapura dari Kuala Lumpur atau sebaliknya hanya dalam waktu 90 menit. Ini lebih cepat dari pada mobil atau bus yang memakan waktu hingga 4 jam perjalanan.

Adanya proyek ini, membuat Jepang menawarkan teknologi yang digunakan pada kereta peluru Shinknsen kepada Menteri Datuk Seri Abdul Rahman Dahlan di Kantor Perdana Menteri, Kamis (4/5/2017). Dikutip KabarPenumpang.com dari dailyexpress.com.my (5/5/2017) Abdul Rahman mengungkapkan bahwa Kementerian Pertahanan, Kementerian Infrastruktur Transportasi dan Pariwisata Jepang Keiichi Ishii sudah membuat proposal mengenai penawaran teknologi kereta peluru Shinkansen saat melakukan kunjungan ke Malaysia.

The Daily Japan

Baca juga: Sistem Deteksi Dini Bencana Lengkapi Teknologi Kereta Cepat Jakarta – Bandung

Tak hanya membuat proposal pengajuan, Ishii juga menjelaskan secara menyeluruh tentang teknologi dan biaya tender untuk pembuatan kereta peluru Shinkansen secara terperinci. Abdul Rahman mengatakan, sektor publik dan swasta Jepang sangat antusias terhadap proyek kereta cepat yang diperkirakan menelan biaya RM60 miliar hingga RM65 miliar. Menurutnya, ini ada indikasi dimana tingkat kepercayaan pemeritah Jepang terhadap kepemimpinan ekonomi Malaysia dan Perdana Meneteri Datuk Seri Najib Tun Razak.

“Ini adalah pertama kalinya pemerintah Jepang memberikan briefing menyeluruh dan mereka terbuka mengenai tingkat keamanan sistem dan biaya yang terinci dalam tender penawaran, yang akan berlangsung pada pertengahan 2018. Kami tahu kereta kecepatan tinggi Jepang termasuk yang terbaik di dunia dan memiliki reputasi besar dalam efisiensi teknologi,” katanya.

Abdul Rahman mengatakan Jepang ingin mengekspor sistem Shinkansen mereka di luar Jepang, dan saat ini mereka sedang membangun proyek kereta berkecepatan tinggi di India.

Baca juga: Hyperloop, Tawarkan Kecepatan Supersonic Untuk Transportasi Indonesia

Menteri Datuk Seri Abdul Rahman Dahlan

“Mereka (orang Jepang) melihat proyek ini yang menghubungkan Kuala Lumpur-Singapura sebagai proyek yang menonjol dan mereka sangat bersemangat untuk mengajukan penawaran dan memenangkan tender tersebut,” kata Abdul Rahman.

Nantinya bila terlaksana dengan baik, akan ada dua terminal satu di kota baru Bandar Malaysia di tepi Kuala Lumpur dan satu di Jurong East di Singapura. Pembangunan ini juga diharapkan selesai tahun 2026 mendatang.

Kereta berkecepatan tinggi ini akan berhenti di beberapa pemberhentian yakni di Seremban., Ayer Keroh, Muar, Batu Pahat dan Iskandar Puteri yang dulunya dikenal sebagai Nusajaya sebelum sampai ke Jurong East via Tuas. Diketahui selain Jepang, ada Cina, Korea Selatan dan beberapa perusahaan dari Amerika Serikat dan Eropa mengincar proyek kereta berkecepatan tinggi ini.

Leave a Reply