Jepang Uji Coba Rute Penerbangan Baru, Masyarakat Komplain Karena Bising

0
Ilustrasi rute baru pesawat. Foto: asahni.com

Kementerian Transportasi Jepang mulai menguji penerbangan pesawat penumpang besar pada rute baru di atas jantung Tokyo pada 2 Februari 2020 kemarin. Uji coba ini dilakukan untuk mengukur tingkat kebisingan dan memeriksa layanan kontrol lalu lintas udara.

Baca juga: Melancong ke Tokyo, Pilih Turun Dimana? Bandara Haneda atau Narita?

Rute-rute baru ini akan mulai dibuka pada 29 Maret 2020 mendatang untuk penerbangan komersial ke dan dari Bandara Haneda. Saat uji coba, penerbangan yang tiba di bandara hanya diperbolehkan untuk mendekati dari atas Teluk Tokyo.

Dilansir KabarPenumpang.com dari asahi.com (3/2/2020), uji coba pada 2 Februari kemarin dilakukan selama satu jam dan 40 menit dari sekitar pukul 16.20. Dalam skema baru ini, pesawat akan mendarat di Bandara Handena setelah melintasi pusat Tokyo dari barat laut ke tenggara.

Pesawat akan terbang di ketinggian seribu meter dekat Shinjuku, sekitar 700 meter di dekat Shibuya dan sekitar 300 meter dekat Oimachi. Ketika uji coba, tingkat kebisingan di sekitar Oimachi diperkirakan mencapai 76 hingga 80 desibel.

Saat pesawat melintas, banyak pejalan kaki di daerah itu mendengar suara keras dan rendah ketika salah satu pesawat mendekat. Mereka juga berhenti berjalan dan menatap ke arah langit untuk melihat apa yang melintas tersebut. Seorang wanita berusia 60-an yang tinggal di sebuah apartemen dekat Stasiun Oimachi mengatakan dia mendengar deru saat dia berada di dalam ruangan dan dengan jendela tertutup.

“Ketika saya pergi ke luar, saya memiliki perasaan tertekan. Bahkan di musim semi dan musim gugur ketika cuaca bagus, saya tidak akan bisa membuka jendela karena kebisingan. Saya khawatir gaya hidup saya akan berubah,” katanya.

“Saya terkejut karena pesawat lebih besar dan suara yang mereka buat lebih keras dari yang saya bayangkan. Saya punya anak kecil, jadi saya juga khawatir benda itu jatuh,” ujar salah seorang penduduk setempat.

Kementerian Transportasi mengatakan, akan melakukan uji terbang pada rute pendaratan baru hingga tiga jam antara pukul 15.00 dan 19.00. Ini adalah jadwal yang sama pada rencana operasi komersial secara aktualnya.

Jumlah pendaratan per jam akan mencapai sekitar 44 di Landasan Pacu A dan C di bandara. Uji terbang lainnya menggunakan pesawat penumpang telah dilakukan pada rute yang berangkat dari Handea dan terbang ke utara di atas Tokyo di sepanjang sungai Arakawa ketika angin utara bertiup.

Penerbangan uji coba ini dimulai pada 30 Januari dan juga akan dilakukan sekitar tujuh hari. Diketahui rute penerbangan Haneda baru dirancang sebagai bagian dari tujuan Pemerintah Jepang untuk meningkatkan jumlah pengunjung asing ke Jepang menjadi 40 juta tahun ini.

Baca juga: Toilet Berteknologi Tinggi, Bikin Pelancong Bingung di Bandara Haneda

Rute baru akan meningkatkan jumlah pendaratan dan lepas landas di Bandara Haneda dari 80 menjadi 90 kali per jam. Dengan peningkatan operasional lainnya, jumlah pendaratan tahunan dan lepas landas dari penerbangan internasional (tidak termasuk penerbangan pagi dan tengah malam) akan melonjak dari 60 ribu saat ini ke hingga 99 ribu.

Leave a Reply