Jingle di Stasiun Kereta Jepang, Bangkitkan Semangat Penumpang

Stasiun Jepang (Business Lounge Journal)

Musik jelas mampu mempengaruhi jiwa dan perasaan, seperti ketika mendengar sebuah lagu, perasaan lelah bisa dibangkitkan kembali menjadi semangat. Apalagi jika lagu atau musik yang di perdengarkan bukanlah buatan komputer melainkan permainan musik seorang komposer.

Baca juga: Minimalisir Tenaga Manusia, Jepang Mulai Kembangkan Puluhan Robot di Stasiun

Ya, bagaimana jika musik tersebut di dengar di sebuah stasiun kereta untuk memberitahukan sinyal keberangkatan kereta api? Jika Anda pernah ke Jepang dan naik kereta dari stasiunnya mungkin pernah mendengar sebuah jingle untuk keberangkatan kereta dengan nada yang menyenangkan.

KabarPenumpang.com melansir dari laman abc.net.au (3/2/2018), jingle keberangkatan kereta ini di kenal sebagai hassha merodi atau melodi untuk keberangkatan kereta. Anehnya melodi jingle yang diputar setiap stasiun untuk keberangkatan kereta berbeda satu dengan yang lainnya.

Minoru Mukaiya dan melodi jingle kereta yang dihasilkan

Dari 50 stasiun kereta tersibuk di dunia, hampir semuanya berada di Jepang. Dengan jingle dan stasiun yang sibuk bisa membantu penumpang bergerak lebih cepat atau bisa dikatakan melodi ini menjadi trik psikologis.

Hal tersebut dikatakan oleh seorang komposer bernama Minoru Mukaiya yang merupakan pembuat jingle lebih dari 100 stasiun kereta dii Jepang.

“Ada sejumlah besar orang yang naik kereta api di wilayah metropolitan seperti Tokyo, Osaka dan Nagoya dan perlu untuk membuat orang terus-menerus dalam waktu singkat. Jadi ini membantu membuat antrian terorganisir saat kereta datang satu demi satu dalam waktu singkat. Saya pikir kereta di negara lain tidak sepadat kereta api di Jepang,” ujar Minoru.

Adapun pembuatan jingle ini sebenarnya harus menghibur dan mudah didengarkan. Minoru mengatakan menggunakan lonceng untuk memastikan jingle mengguncang orang agar bertindak tanpa khawatir.

Kemudian sengaja dibuat untuk membiarkan orang yang menunggu dan kereta sudah datang membuatnya ingin naik dan masuk dalam kereta. Terakhir Minoru mengatakan, jingle yang baik bukanlah buatan komputer melainkan dibuat oleh tangan manusia sehingga tidak terlalu sempurna.

Minoru sendiri diketahui sangat menyukai kereta, dia tidak hanya membuat jinggle tetapi mengelola Ongakukan yang merupakan sebuah perusahaan pencipta simulator kereta api realistis. Jingle sebuah stasiun kereta juga mengisahkan sebuah cerita.

Seperti di stasiun Takadanobaba yang dianggap sebagai tempat kelahiran Astro Boy salah satu kartun anime Jepang pertama yang populer di Jepang. Kemudian ada Ebisu di barat Tokyo dan berada di pinggiran kota yang dinamai bir Yebisu.

Baca juga: 5 Stasiun Tersibuk di Dunia, Semua Ada Di Jepang!

Melodi jingle ini berasal dari tema iklannya, yakni sebuah lagu dari film noir tahun 1949 yang berjudul The Third Man. Terkadang bahkan sebuah perusahaan membeli hak atas jingle film seperti yang dilakukan Disney saat film Star Wars barunya keluar beberapa tahun lalu. Jingle di stasiun ini lebih ringan untuk sebuah negara yang menjalankan dan mengoperasikan kereta dengan sangat serius.