Kartu EFC Integrasikan Moda Transportasi Massal di Jakarta

0
berbagai kartu uang elektronik

Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang akan mengular pada Maret 2019 mendatang dan sistem pembayarannya akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi massal di Jakarta. Sistem pembayaran moda transportasi ini akan terintegrasi melalui tiket Electronic Fare Collection atau EFC yakni untuk MRT, LRT, Commuter Line dan TransJakarta.

Baca juga: Naik Kelas, Kartu Multi Trip Siap Berevolusi Jadi E-Money

Bambang Prihartono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan mengatakan, tiket EFC ini masih dalam tahap uji coba. Dia mengatakan, saat ini sedang diproses untuk ticketingnya dan akan dibuka untuk semua moda sehingga kartu tersebut bisa digunakan di MRT dan juga Commuter Line hingga Damri.

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, dengan hadirnya kartu EFC ini, Kementerian telah mengusulkan tarif perjalanan moda transportasi terintegrasi tersebut pada Bank Indonesia (BI). Bambang menargetkan integrasi sistem pembayaran antarmoda transportasi itu selesai pada tahun ini.

“Pak Menhub sudah usul ke BI mengenai tarif. Sekarang lagi proses audit dari BI ke masing-masing operator. Dalam waktu dekat tahun ini integrasinya selesai,” ia menjelaskan.” ujar Bambang yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman tribunnews.com (12/11/2018).

Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengakui menunggu hasil kesepakatan kriteria arsitektural teknis untuk mendesain metode pembayaran, traffic pattern, biaya tarif, insentif pendapatan hingga regulasi terkait intergrasi sistem tiket MRT, LRT dan Transjakarta. Menurut dia, pemberlakuan kebijakan tiket EFC ini diiniasi oleh Bank Indonesia sejak 2017 lalu untuk moda transportasi publik BUMN dan BUMD yaitu PT KAI, KCI, DAMRI, Rail Link, Transjakarta, LRT dan MRT.

Baca juga: Bayar Tiket LRT Palembang, Per 1 Desember 2018 Bisa Gunakan Kartu Uang Elektronik

Sama dengan BPTJ, Sigit juga menargetkan agar proses integrasi sistem pembayaran ini bisa selesai tahun ini. “Selesai tahun ini. 2019 sudah harus terintegrasi. Makanya, harus didesain sedemikian rupa semua kebijakannya, termasuk insentif dan disinsentif,” ujar Sigit.

Saat ini beberapa moda transportasi massal sudah menggunakan uang elektronik baik yang dihadirkan oleh beberapa bank negara ataupun dari moda transportasi itu sendiri. Seperti Commuter Line yang menggunakan KMT bagi penggunanya dan juga bisa menggunakan kartu uang elektronik dari beberapa bank. Sedangkan TransJakarta masih menggunakan kartu uang elektronik yang hanya dikeluarkan oleh pihak bank.

 

Leave a Reply