Kecepatan Kereta Ternyata Faktor Utama Pembunuh Satwa Liar di Taman Nasional Banff dan Yoho

0
beruang grizzly melintas dekat rel kereta api (cbc.ca)

Selama setahun belakangan, sebanyak 30 satwa liar di Taman Nasional Yoho dan Banff di Alberta serta British Colombia, Kanada, mati tertabrak kereta api. Hal ini kemudian membuat adanya sebuah penelitian yang mengamati 646 kematian satwa liar di rel kereta api di Taman Nasional Banff dan Yoho.

Baca juga: Di India, Ratusan Gajah Mati Ditabrak Kereta Api

Di mana ternyata faktornya adalah kecepatan kereta api yang melintasi taman nasional tersebut. KabarPenumpang.com melansir cbc.ca (30/11/2020), penelitian yang belum lama di terbitkan mendapatkan hasil dari antara 1995 hingga 2018 ada 59 beruang; 27 serigala, coyote, cougars dan lynx; dan 560 rusa, rusa besar dan domba yang terbunuh oleh kereta api.

“Prediktor teratas adalah kecepatan kereta. Lebih banyak hewan mati di tempat kereta melaju lebih cepat. Berikutnya adalah jarak ke air, lalu (jumlah) air di dekat lokasi dan kemudian kelengkungan di rel,” kata penulis utama Colleen Cassady St. Clair.

Profesor ilmu biologi di University of Alberta ini menambahkan, bahwa kecepatan kereta dan kelengkungan lintasan, menyulitkan satwa liar untuk mendeteksi kereta api, sementara berada di dekat tempat yang banyak air menghalangi kemampuan mereka untuk keluar dari rel sebelum tertabrak. Studi ini didasarkan pada proyek penelitian lima tahun dan didanai oleh Parks Canada serta Canadian Pacific Railway dari tahun 2010 hingga 2015.

Penelitian tersebut berfokus pada beruang grizzly yang disambar kereta di dua taman yang sama. Disimpulkan bahwa memberikan jalur perjalanan dan jarak pandang yang lebih baik di sepanjang rel kereta api adalah cara terbaik untuk menjaga mereka tetap aman. Cassady mengatakan dia berharap studi terbaru akan memungkinkan untuk mengidentifikasi jenis dan lokasi mitigasi yang akan mengurangi masalah bagi semua satwa liar, tidak hanya beruang grizzly.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa mitigasi yang efektif dapat mengatasi kecepatan kereta dan kemampuan satwa liar untuk melihat kereta api, terutama di belokan di rel dekat air. Canadian Pacific mencatat dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa perusahaan telah bekerja dengan Parks Canada selama dekade terakhir untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana satwa liar berinteraksi dengan rel kereta api.

“CP telah terlibat dengan Parks Canada dan University of Alberta sepanjang program ini untuk memastikan langkah-langkah mitigasi yang diterapkan CP didasarkan pada sains,” katanya.

Jesse Whittington, ahli ekologi margasatwa untuk Taman Nasional Banff, mengatakan kereta api adalah salah satu penyebab utama kematian hewan di dua taman tersebut.

“Kereta api (yang) berjalan melalui taman nasional Banff dan Yoho membunuh hampir 30 hewan setahun,” kata Whittington.

Dia menambahkan bahwa hewan menggunakan jalur rel untuk perjalanan dan akses ke makanan. Dia menyebutkan, studi terbaru membantu Parks Canada memahami di mana satwa liar dibunuh, mengapa mereka tertabrak di lokasi itu dan waktu kapan mereka paling mungkin tertabrak.

“Risiko kematian tertinggi di daerah di mana hewan mengalami kesulitan mendeteksi kereta api dan di mana mereka mengalami kesulitan untuk melarikan diri dari kereta api. Hewan memiliki tantangan untuk mendeteksi kereta di mana kereta melaju dengan cepat dan di area dengan kelengkungan tinggi. Hanya ada sedikit tempat baginya untuk keluar dari rel. Studi terbaru juga menemukan bahwa beruang grizzly lebih mungkin dibunuh pada akhir musim semi ketika air di Sungai Bow seringkali lebih tinggi” katanya.

“Ketika kami mengalami salju tebal, kami akan sering menemukan rusa dan rusa di sepanjang rel,” tambah Jesse.

Dia mengatakan beberapa rekannya di Taman Nasional Kanada telah bekerja untuk meningkatkan rute perjalanan bagi hewan yang menjauh dari jalur rel dengan membuat lebih banyak jalur melalui hutan. Petugas pemadam kebakaran juga telah bekerja untuk menciptakan habitat satwa liar yang lebih baik di seluruh taman dengan kebakaran yang ditentukan.

Baca juga: Halau Rusa di Jalur Kereta, Peneliti Jepang Pasang Klakson Suara Anjing Melolong di Lokomotif

“Kami memiliki banyak semak lebat dan pohon mati yang menumpuk selama bertahun-tahun sehingga menyulitkan hewan untuk melintasi lanskap. Sampai saat ini, kami telah membersihkan lebih dari 50 kilometer jejak satwa liar di seluruh Banff baik di daerah sekitar titik panas ini dan di daerah lain yang merupakan titik jepit. Kami berharap itu akan membantu,” tambahnya.

Leave a Reply