Wednesday, April 17, 2024
HomeHot NewsKekurangan Tenaga Kerja, Jepang Izinkan Jasa Pengiriman Barang/Makanan dengan Self Driving Delivery...

Kekurangan Tenaga Kerja, Jepang Izinkan Jasa Pengiriman Barang/Makanan dengan Self Driving Delivery Robots

Bila di Indonesia, khususnya pada kota-kota besar begitu mudah mendapati jasa kurir pengiriman barang dan makanan, maka sebaliknya di Jepang, jasa kurir pengiriman ‘padat karya’ seperti itu adalah sesuatu yang langka dan sulit didapatkan.

Baca juga: Tidak Antar Penumpang, Moda Otonom Ini Ditugaskan Untuk Kirim Barang!

Berangkat dari kondisi di atas, maka pemerintah Jepang akan mengizinkan robot pengiriman yang dapat mengemudi sendiri – self-driving delivery robots – untuk beroperasi di jalan-jalannya untuk memerangi kekurangan tenaga kerja.

Dikutip dari euronews.com (12/2/2023), di tengah kekurangan tenaga kerja dan masalah isolasi pedesaan, Jepang melonggarkan undang-undang lalu lintasnya untuk memungkinkan robot pengiriman otonom turun ke jalan.

Jepang memiliki salah satu populasi tertua di dunia, dengan hampir 30 persen warganya berusia di atas 65 tahun dan banyak yang tinggal di daerah pedesaan yang tidak memiliki akses mudah ke kebutuhan sehari-hari.

Kekurangan tenaga kerja di kota-kotanya dan aturan baru yang membatasi lembur bagi pengemudi truk juga mempersulit bisnis untuk memenuhi permintaan pengiriman. Yang disebut-sebut sebagai solusi yang mungkin adalah robot yang bisa mengemudi sendiri.

“Kekurangan pekerja di bidang transportasi akan menjadi tantangan di masa depan,” kata Dai Fujikawa, seorang insinyur di Panasonic, yang sedang menguji coba robot pengiriman di Tokyo dan Fujisawa.

Baca juga: Bersiap Gelar 5G, Bandara Internasional Schipol Hadirkan Jaringan Seluler Indoor Terpadu

Perusahaan robotika Jepang ZMP telah bermitra dengan raksasa seperti Japan Post Holdings dalam uji coba robot pengirimannya sendiri di Tokyo. Robot ‘DeliRo’ telah menghindari pejalan kaki dan mengantarkan makanan ringan di jalan di luar Tokyo. Kemudian, Panasonic mengatakan robot “Hakobo” miliknya dapat mendeteksi rintangan dan menilai secara mandiri kapan harus berbelok dan berhenti.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru