Kendaraan Listrik Pangkas 70 Persen Suku Cadang Mesin, Biaya Perawatan Jadi Lebih Murah

0
Ilustrasi mobil listrik (nationalheraldindia.com)

Kendaraan listrik disebut mengurangi suku cadang mesin sampai 70 persen. Ini tentu berdampak pada biaya perawatan mobil yang jadi lebih murah dibanding mobil berbahan bakar bensin atau konvensional.

Baca juga: Cukup Sekali Pengisian, Mobil Listrik Volvo Bisa Menjelajah Hingga 999 Km

Hal ini diungkapkan oleh Oluwemimo Joseph, Strategy & Projects Head dan Chief Financial Officer JET Motor Company, produsen mobil asal Nigeria yang juga nomor wahid di Afrika.

“Kendaraan listrik mengurangi jumlah suku cadang mesin hingga hampir 70 persen sehingga memangkas biaya perawatan. Biaya operasional juga turun secara signifikan, sehingga kekhawatiran atas fluktuasi harga bahan bakar akan hilang,” jelasnya, seperti dikutip dari nairametrics.com.

Pendapat tersebut juga diperkuat dengan riset di AS, negara yang mengoperasikan kendaraan listrik terbesar di dunia. Riset dari Departemen Energi Efisiensi dan Terbarukan Negeri Paman Sam tersebut mengungkapkan, rendahnya biaya kendaraan listrik karena jumlah suku cadang mesinnya lebih sedikit dibandingkan yang berbahan bakar minyak bumi.

Studi ini mengamati empat jenis kendaraan dengan membandingkan biaya masing-masing kendaraan. Merujuk pada hasil pengamatan, biaya servis perawatan untuk kendaraan listrik non niaga, adalah US$0,061 per mil (lebih kurang 1,6 km) sementara kendaraan biasa adalah US$0,101 untuk jarak yang sama.

Opsi perbandingan kendaraan lain adalah jenis hibrid yang berbahan bakar campuran antara listrik dan BBM. Biaya perawatannya adalah US$0,090 hingga US$0,094, masih lebih murah daripada kendaraan besin/solar.

“Perkiraan biaya perawatan untuk mobil listrik adalah 6,1 sen per mil, sementara konvensional 10,1 sen per mil. Kendaraan listrik tak membutuhkan oli, sabuk penggerak mesin, sensor oksigen, busi dan lainnya, di mana biaya perawatan umumnya disebabkan hal-hal itu,” tulis riset tersebut. Meskipun secara jarak per mil terlihat kecil, namun jika diakumulasikan bisa menghemat hingga total jutaan dolar per tahun.

Untuk jangka panjang, kendaraan listrik memang lebih hemat di perawatan dan operasional. Sebagai perbandingan, terdapat lebih kurang 10.000 suku cadang dalam mesin kendaraan konvensional. Bandingkan dengan kendaraan listrik yang kurang dari 10 suku cadang. Tak heran, ongkos perawatan mesin bensin/solar menjadi lebih mahal mengingat kompleksnya potongan bagian mesin di dalam.

Kendati demikian, seiring banyaknya studi tentang perbandingan atau perbedaan antara mobil listrik dengan mobil berbahan bakar bensin, kesimpulan terhadap dua jenis kendaraan itu pun jadi lebih beragam.

Studi terbaru dari We Predict menemukan, biaya servis kendaraan listrik pada periode tiga bulan pertama mencapai rata-rata US$123, sedangkan mobil bermesin BBM rata-rata US$53. Biaya servis kendaraan listrik pada periode tiga bulan pertama mencapai rata-rata US$123, sedangkan mobil bermesin BBM rata-rata US$53.

Suku cadang kendaraan listrik, yang di awal disebut terpangkas 70 persen, justru lebih mahal daripada suku cadang untuk mobil bermesin bensin. Disebutkan, rata-rata suku cadang kendaraan listrik senilai US$65 sementara mobil BBM US$28.

Baca juga: Fisker Kembangkan Mobil Listrik Khusus Paus Fransiskus di Vatikan

Biaya jasa servis kendaraan listrik juga lebih mahal dengan rata-rata US$58. Sementara jasa servis kendaraan konvensional hanya US$ 25 selama tiga bulan pertama kepemilikan.

Jika sudah begini, mana menurut Anda yang paling tepat, biaya perawatan kendaraan listrik lebih murah dibanding kendaraan berbahan bakar fosil atau justru sebaliknya, kendaraan berbahan bakar fosil biaya perawatannya justru lebih murah dibanding kendaraan listrik?