Keren, Taksi Drone Otonom EHang 216 Sukses Ajak Penumpang Terbang Keliling Langit Cina

0
Seorang penumpang tengah menikmati pemandangan di sekitar Fisherman's Wharf, Kota Yantai, Cina Timur, dalam penerbangan ujicoba EHang 216, belum lama ini. Foto: Tangkapan layar YouTube channel EHang

EHang kembali menggebrak jagat persaingan passenger drone atau taksi udara otonom penumpang. Belum lama ini, taksi udara EHang 216 dikabarkan sukses mengujicoba ketangguhan taksi udara otonom pertama di dunia itu dengan melibatkan empat orang penumpang.

Baca juga: Taksi Drone EHang Masuki Tahun Layanan Pertama dengan Konsep Passenger Drone Hotel

Dilansir dronedj.com, taksi udara EHang 216 membawa satu per satu penumpang keliling Kota Yantai, pesisir Cina Timur, menyusuliri langit Fisherman’s Wharf, dan kembali lagi ke daratan. Keberhasilan uji coba dengan melibatkan penumpang ini tentu semakin mengukuhkan posisi EHang sebagai produsen taksi udara paling menjanjikan di dunia dan paling siap untuk penggunaan di masa depan sebagai drone penumpang perusahaan-perusahaan.

Salah satu penumpang yang berkesempatan menjajal ketangguhan taksi udara otonom EHang -yang notabene saat itu tengah diliputi hujan dengan intensitas ringan- menyebut hal itu sebagai pengalaman menakjubkan. EHang 216 juga disebut terbang dengan mulus tanpa adanya turbulensi.

“Itu menakjubkan. Saya merasa aman sepanjang perjalanan. Taksi udara otonom EHang 216 terbang dengan kecepatan stabil tanpa adanya turbulensi. Ini adalah pertama kalinya saya mengalami momen seperti cara burung melihat dari udara. Saya tidak sabar untuk melakukan perjalanan lain,” jelasnya.

Melihat tanggapan dan antusiame yang positif dari masyarakat, pendiri, ketua, dan CEO EHang, Hu Huazhi, mengaku pihaknya semakin bersemangat untuk menghadirkan gaya mobilitas baru kepada masyarakat. Ia juga merasa terhormat dengan keberhasilan taksi udara EHang dalam membuktikan ketangguhannya.

“Sebagai penyedia taksi udara otonom (AAV) kelas penumpang pertama di dunia, kami merasa terhormat untuk membuktikan solusi mobilitas udara (urban air mobility atau UAM) yang akan mengubah peta persaingan dengan mendemonstrasikan penerbangan ke regulator, pelanggan, mitra, dan masyarakat umum. Dukungan dan tanggapan positif dari masyarakat telah memperkuat tekad kami dalam upaya untuk menghadirkan gaya mobilitas baru ini kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, taksi udara EHang 216 juga pernah mengundang decak kagum dari masyarakat setelah menjajal ketangguhan taksi drone otonom pertama di dunia ini, baik saat memasuki tahun layanan kargo pertama di dunia maupun sebagai taksi drone dengan konsep passenger drone hotel pertama di dunia.

Baca juga: Pertama di Dunia, Taksi Udara EHang 216 Mulai Layani Kargo Udara

Dalam kedua momen itu, EHang 216 juga menyertakan beberapa penumpang untuk terbang keliling sekitar landmark Kota Guangzhou, seperti Menara Canton, Beijing Road, dan Sungai Pearl dari udara dengan ketinggian dan jarak temuh yang bervariasi.

Bahkan, untuk layanan drone kargo pertama di dunia, proses pengujian EHang 216 bisa dikatakan cukup berat, dengan menempuh jarak ke sebuh pulau, melewati topografi yang berbukit, hingga membawa muatan maksimum. Meski demikian, tak udara otonom EHang 216 berhasil melewatinya dengan mulus tanpa sedikitpun masalah.

Leave a Reply