Kereta Api Ekspress Gunung Jati “Jakarta-Cirebon” Hanya Bertahan 20 Tahun

0
Peresmian KA Gunung Jati (Foto koleksi Perpusnas, discan oleh Rizki Fajar Novanto)

Kota Cirebon pada 1 Februari 1973 mencatatkan hari yang bersejarah, di mana peresmian perjalanan pertama kereta api di kota tersebut dengan keberangkatan dari Jakarta. Pada perjalanan pertama tersebut, Waklikota Cirebon, Letkol Tatang Suwardi menyambut dengan gembira bersama masyarakat.

Baca juga: Stasiun Cirebon, Bernilai Strategis dan Menyandang Bangunan Cagar Budaya

Bahkan kehadiran perjalanan kereta api Cirebon–Jakarta menjadi hadiah tahun baru dan HUT Kota Cirebon ke 602. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, kereta ini bernama Kereta Ekspress Gunung Jati. Di mana untuk perjalan Cirebon–Jakarta menghabiskan waktu dua jam 30 menit dengan kecepatan maksimal hingga seratus kilometer per jam.

Kecepatan maksimal tersebut bisa ditempuh seiring dengan peningkatan kualitas lintas Cirebon–Cikampek. Kereta Ekspress Gunung Jati menggunakan CW atau kereta kelas 3 dengan rem Westinghouse berlivery putih terang dengan lining biru di bagian bawah jendela.

Namun kemudian pada 29 November 1989 Cirebon Ekspres pertama kali beroperasi dan berjalan beriringan dengan KA Ekspress Gunung Jati. Sayangnya karena memiliki relasi yang sama, maka tahun 1993 KA Ekspress Gunung Jati berhenti beroperasi. KA Cirebon Ekspres melayani kelas bisnis dan beroperasi menggunakan aramada KRD seri MCW 302 (KD2) hingga 2019 kemarin.

Setelah beberapa tahun beroperasi, rangkaian kereta tersebut diganti dengan rangkaian kereta kelas bisnis serta ditarik lokomotif karena sering mengalami gangguan. Kemudian, dilakukan penambahan layanan kelas sehingga ia melayani kelas eksekutif.

Pada 2005, PT KAI lalu menambah layanan baru sebagai turunan dari kereta api Cirebon Ekspres, yaitu Cirebon Ekspres Utama yakni kereta api dengan layanan kelas eksekutif satwa yang hanya bertahan dua tahun karena layanan kereta api tersebut digantikan oleh kereta api Argo Jati sejak 12 April 2007.

Sejak 25 Juli 2007, lintas pelayanan pada salah satu perjalanan kereta api Cirebon Ekspres diperpanjang hingga Tegal. Layanan kereta api ini pada kemudian hari diberi nama Tegal Bahari serta jumlah perjalanan ditambah menjadi dua kali dalam sehari mulai tahun 2009.

Baca juga: KA Kaligung – Dulu Gunakan Rangkaian KRD, Kini Gunakan Kelas Ekonomi New Image

Mulai 18 Oktober 2016, kereta api Cirebon Ekspres melayani kelas ekonomi plus dan menggunakan rangkaian kereta buatan PT INKA keluaran 2016—dengan mengubah layanan kelas bisnis.