Komunitas Fotografi Iran Gelar Pameran Foto Bertema “Terminal”

Salah satu terminal di Tehran (Panoramio)

Karena dikenal sebagai rival berat Amerika serikat dan Israel, Iran dalam banyak anggapan orang adalah negara yang serba tertutup, konservatif dan terkucilkan. Terlebih beragam peraturan, terutama terkait keamanan di dalam negeri dibuat cukup ketat di Negeri Para Mullah ini, namun faktanya Iran adalah negara maju yang berkembang secara pesat baik itu dari sisi teknologi, pendidikan, budaya maupun olahraga.

Masih dalam kaitan sosial budaya, belum lama ini komunitas fotografi di Tehran, Iran menggelar pameran foto dengan tema ‘terminal.’ Kebanyakan terminal fungsinya hanya untuk naik dan turun bus serta angkutan moda darat lainnya. Padahal, tempat ini bisa menjadi sebuah objek foto yang unik dan menarik. Ya, terlebih yang di pamerkan adalah foto-foto di terminal Tehran.

Baca juga: Tips dan Trik Fotografi dari Dalam Kabin Pesawat

Seperti yang KabarPenumpang.com lansir dari financialtribune.com (25/7/2017), tujuh orang fotografer yang tergabung dalam satu kelompok yang bernama Mosaferan melakukan pameran fotografi di City Photo Museum di Tehran pada 31 Juli hingga 17 Agustus 2017 lalu. Ketujuh orang tersebut yakni Rouhollah Ebrahimi, Mozhdeh Afrousheh, Ata Rashidiani, Yasaman Moradi, Razieh Mousavi, Sara Norouzi dan Abbas Vahedi.

Ketujuh fotografer ini sebelum melakukan pameran, telah menghabiskan waktu selama lima bulan di terminal bus antar kota Tehran untuk menemukan foto dengan hasil seperti gambaran kehidupan Asli. Karena para fotografer ini benar-benar ingin menggambarkan kehidupan natural dalam gerak dan ketenangan masyarakat saat berada di sebuah terminal bus.

(financialtribune.com)

Foto yang didapat para fotografer ini bukan hanya dari luar dan kehidupan para masyarakat pengguna bus, melainkan foto dari interior, bentuk bangunan dan seluk beluk terminal di Tehran. Saat pameran yang lalu tersebut, para fotografer ini memajang foto-foto penumpang yang menunggu, para pekerja terminal, bus dan semua yang terlihat di terminal baik di dalam maupun diluar terminal atau bisa dikatakan kondisi terminal saat itu selama lima bulan.

“Terminal memang kontroversial, mereka dibangun untuk memfasilitasi transportasi umum secara paradoks dan juga tempat dimana banyaknya masyarakat yang menggunakan transportasi bus. Waktu juga sepertinya lama saat menunggu sebelum menaiki bus. Keheningan ini berbeda dengan terminal tujuan akhir, semuanya di sini lebih tertahan,” ujar juru bicara acara pameran tersebut.

Baca juga: Tiga Tahun Pembangunan, MRT Jakarta Buka Pameran Foto

Terminal Beyhaqi

Diketahui, ketujuh orang yang tergabung dalam satu kelompok ini memulai proyek foto mereka ada musim gugur 2016 lalu. Mereka mencari subjek disetiap sudut dan celah empat terminal yakni selatan, timur, barat dan Terminal Beyhaqi yang terbesar di bagian utara Tehran. Di empat terminal ini, setiap orang bisa melihat penumpang yang berbeda dari berbagai belahan negara. Keragaman dalam penampilan, pakaian, kebiasaan dan budaya mereka juga terlihat sangat jelas dalam foto-foto tersebut.