Kontraktor Cina Rampungkan Pembangunan Terowongan Kereta Terpanjang di Afrika Timur

Sumber: standardmedia.co.ke

China Communications Construction Company (CCCC) merupakan sebuah perusahaan asal Cina yang dikontrak untuk membangun terowongan kereta api terpanjang di Afrika Timur, Nairobi-Naivasha SGR Phase 2A diketahui baru saja menyelesaikan konstruksinya baru-baru ini. Dalam pembangunan terowongan dengan ketinggian 9 meter dan lebar 6 meter ini, CCCC menggunakan New Austrian Tunneling Method (NATM), sebuah metode yang mengkombinasikan pengeboran dan peledakan.

Baca Juga: 10 Terowongan Kereta Terpanjang di Indonesia, Ada Dimana Saja Ya?

Seperti yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman standardmedia.co.ke, adapun terowongan sepanjang 4,5 km ini terletak di Ngong, Kajiado County. “Teknisi CCCC menggunakan NATM untuk membangun terowongan dan ini merupakan kali pertama metode tersbut digunakan dalam skala besar di Kenya,” tutur juru bicara proyek Standard Gauge Railway (SGR) CCCC, Steve Zhao.

Metode ini sendiri dinilai lebih ekonomis, efisien, dan memiliki kemampuan adaptasi yang kuat untuk berbagai kondisi geologi dan air tanah. Terlebih, metode ini dipilih karena bisa mengontrol keruntuhan permukaan secara efektif, serta meningkatkan lingkungan kerja selama konstruksi.

Dikutip dari laman sumber lain, manajer umum kantor pusat proyek SGR CCCC, An Aijun menyampaikan bahwa selama proses ekskavasi, tim proyek konstruksi mampu mengatasi berbagai kendala seperti kebocoran air, tekanan yang tidak merata, penggalian dengan kedalaman dangkal, bebatuan di sekeliling lokasi, garis sesar struktural, serta perlindungan saluran pipa minyak.

Tidak hanya membangun terowongan saja, Steve Zhao menambahkan, namun kontraktor juga menambahkan 146 ceruk perlindungan di dalam terowongan dengan berbagai ukuran yang berfungsi sebagai tempat berlindung para pekerja ketika kereta melintas. “Satu ceruk perlindungan besar dibangun dalam setiap jarak 150 meter di sepanjang terowongan tersebut, dan satu ceruk perlindungan kecil dibangun dalam setiap jarak 30 meter,” urai Zhao.

Baca Juga: Glenfinnan Viaduct! Jembatan Harry Potter Yang Pernah Selamatkan Keluarga Kecil

Terowongan darurat selebar 533 meter juga dibangun di dalam terowongan sebagai akses kendaraan jika terjadi keadaan darurat. “Kami telah menyediakan ruang untuk memasang kipas di dalam terowongan. Enam kipas jet bisa dipasang untuk memastikan ventilasi udara saat terowongan mulai dioperasikan,” tambahnya.

Ketua dewan Kenya Railways, Michael Waweru mengatakan bahwa SGR merupakan salah satu proyek transformasional paling penting untuk jalur kereta dan sektor transportasi di Kenya. “Proyek ini merupakan upaya ambisius yang dicita-citakan pemerintah Kenya untuk merombak pembangunan sosial ekonomi Kenya,” tutur Waweru, dikutip dari laman China Xinhua News.