Kurangi Antrean, Toilet di Pesawat Akan Diperbanyak dengan Ukuran Diperkecil

Zodiac Aerospace Toilet Design. Sumber: apex.aero

Toilet pada pesawat penumpang, jelas multak, terlebih jika pesawat menempuh rute perjalanan sedang dan jauh. Tidak sekedar untuk buang hajat, toilet dapat pula berperan sebagai ruang rias sampai ruang ganti popok bayi. Karena fungsinya yang beragam, tak jarang antrean menggunakan jasanya kerap kali memenuhi lorong pada kabin.

Baca Juga: Setiap Pintu Toilet di Kabin Pesawat Ternyata Punya “Kunci Rahasia”

Dalam beberapa tahun terakhir, maskapai penerbangan telah memangkas ukuran dan jumlah toilet di dalam pesawat, dengan tujuan dapat memperbanyak jumlah kursi di dalam kabin. Namun konsep tersebut seperti membawa imbas pada si toilet itu sendiri. Semakin banyak kursi, maka kemungkinan orang mengantre untuk menggunakan toilet pun semakin besar. Terutama pada penerbangan jarak jauh, dimana mereka harus menggosok gigi mereka, cuci muka, dan bersolek kembali.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman apex.aero (16/5/2018), sebagai satu-satunya pemasok toilet untuk pesawat berbadan lebar di Boeing, JAMCO diketahui telah menemukan cara untuk mengatasi masalah ini. “Kami mengadaptasi setting toilet yang kebanyakan digunakan oleh hotel dan restoran,” tutur pihak JAMCO.

“Konfigurasi semacam ini dapat dengan mudah melokalisasi penumpang di area yang ditentukan, tergantung dengan kebutuhan mereka,” tandasnya. Belum lagi letaknya yang berada di bagian belakang pesawat, membuat antrean yang biasanya mengganggu penumpang atau awak kabin kini tidaklah menjadi soal. “Kami letakkan jauh dari bangku penumpang sehingga tidak mengganggu mobilitas di dalamnya,” tulis perusahaan yang berbasis di Tokyo, Jepang tersebut.

Meski akan dijauhkan dari kursi penumpang, memusatkan toilet di bagian belakang bukan hal mudah, pasalnya jika terjadi antrean di area belakang, maka akan menganggu aktivitas awak kabin, mengingat pada bagian belakang pesawat terdapat area pantry.

Tidak hanya JAMCO, grup kedirgantaraan asal Perancis yang didirikan pada tahun 1896 yang memasok sistem dan peralatan untuk pesawat terbang, Zodiac Aerospace pun telah mengambil inspirasi dari toilet yang biasanya ditemui di pusat-pusat perbelanjaan.

Baca Juga: Toilet di Pesawat, Fungsi Sama Aturan Sedikit Beda

“Dimana kami akan mengganti sebuah toilet dengan ukuran normal 60 x 30 inci, menjadi dua buah toilet dengan ukuran 30 x 30 inci yang juga dilengkapi dengan pintu yang dapat dikunci,” tutur pihak Zodiac Aerospace. Hal tersebut diperuntukkan bagi laki-laki yang membutuhkan ‘kunjungan singkat’” (urinoir) di toilet tandasnya.

Direktur Marketing, Events and Cabin Communications dari Zodiac Aerospace, Wampie Kegel mengatakan bahwa dengan menggunakan desain Durinal yang dikembangkan oleh perusahaannya, maka “Banyak pengurangan dana yang berasal dari penyederhanaan modul,” ungkap Wampie.