Kurangi Polusi dan Kemacetan, Trem Jadi Solusi di Inggris

0

Udara kota besar yang semakin hari dipenuhi polusi akibat emisi pembuangan dari knalpot kendaraan maupun pabrik, membuat udara tidak sehat. Untuk mengembalikan ini moda transportasi seperti trem memiliki peluang dalam penyeimbangan kualitas udara dan perekonomian suatu daerah serta mengurangi kemacetan.

Baca juga: Hindari Tabrak Motor, Pengemudi Trem ini “Lempar” Beberapa Penumpang

Transport for the North (TfN) bisa menghadirkan trem untuk masuk dalam bagian dari proposal Rail North. Di mana dalam proposal tersebut juga harus menyertakan light rail dan tramways dengan masing-masing moda menyediakan layanan optimal dalam berbagai arus lalu lintas.

Persyaratan penting adalah integrasi penuh moda seperti pertukaran dan tiket yang memungkinkan perjalan tanpa batas ke dan di dalam daerah Barat Laut. Dilansir KabarPenumpang.com dari airqualitynews.com (11/10/2019), trem dan kereta ringan harus membuat komponen penting dari penyediaan transportasi umum terutama untuk terkoneksi di Timur dengan Manchester Metrolink hingga dari West ke Cheshire dan Liverpool.

Nantinya ini akan memenuhi peran yang sama dengan London Underground yang merupakan basis konektivitas dan pertumbuhan yang sangat baik. Bisa dikatakan kereta ringan atau trem merupakan pendatang yang relatif baru di dunia angkutan massal dan berbeda dengan kereta biasa atau bawah tanah yang membutuhkan waktu lama dalam pembangunan serta menghabiskan biaya banyak.

Moda baru ini menggunakan kereta yang fleksibel dibanding kereta konvensional dan memiliki kemampuan mengular di jalanan. Kereta ringan bisa berhenti jauh lebih cepat sehingga bisa beroperasi sesuai mode penglihatan tanpa persyaratan persinyalan utama.

Saat ini UKTram Ultra Light Group menawarkan harga £5 juta per kilometer lintasan termasuk depo, kendaraan dan Trem Coventry yang dipasang saat ini sekitar £3 juta per kilometer lintasan. Trem sendiri dianggap sebagai cara yang efisien untuk memindahkan sejumlah besar orang di kota dengan dua ribu hingga 18 ribu penumpang per jam.

Ini sudah memiliki catatan yang terbukti menarik para pengguna kendaraan pribadi berpindah ke trem di jam sibuk sekitar 27 persen. Trem sendiri merupakan kendaraan listrik yang tidak menghasilkan polisi dan dapat menggunakan listrik hijau yang diproduksi secara lokal dan jalurnya membuat berbagai kawasan dengan pejalan kaki menjadi pilihan yang aman.

Dengan demikian, kawasan pejalan kaki dengan trem dapat menyediakan akses ke area pusat kota di mana bus dan mobil akan mengganggu. Bagian penting dari keberhasilan sistem apa pun adalah demonstrasi bahwa mengubah gaya hidup orang menjauh dari mobil pribadi bermanfaat besar bagi mereka dan lingkungan.

Dalam beberapa situasi, di mana sistem trem konvensional tidak sesuai, light rail menengah dapat dipertimbangkan. Ada beberapa jalur bekas dan ringan digunakan di Salford, Eccles dan Warrington yang harus dimasukkan dalam rencana Rail North mengambil keuntungan dari konstruksi berbiaya rendah yang dikembangkan termasuk TremTrain.

Baca juga: Joint Venture Rusia Kembangkan Trem Otonom Guna Minimalisir Human Error

Kendaraan light rail menengah dapat menjadi TremTrain yang dapat berjalan di jalur kereta utama tetapi memiliki beberapa karakteristik kendaraan light rail. Biasanya, mereka akan memiliki ketinggian permukaan 950 mm untuk memberikan akses level pada platform Railtrack standar dan fleksibilitas untuk platform level jalan, rem track magnetik dan balancing, yang mampu berjalan secara berhadapan, bekerja bersama dengan kereta konvensional dan membebaskan kapasitas di stasiun utama.

Leave a Reply