Lakukan Ekspansi, Akhir 2018 Virgin Australia Perkuat Rute Ke Cina

0
Sumber: Istimewa

Virgin Australia pada akhir tahun 2018 mendatang akan menjalankan rute Asianya yang kedua. Penerbangan ini akan dimulai dengan menggunakan pesawat Airbus A330 baik dari Hong Kong ataupun daratan Cina lainnya.

CEO Virgin Australia, John Borghetti setelah melakukan rapat umum maskapai penerbangan mengatakan, pihaknya memiliki armada pesawat yang memadai, namun baru saja kehilangan slot atau tempat di bandara dan pihaknya sedang mengerjakan untuk mendapatkan tempat baru.

Baca juga: Yuk! Intip Tempat Istirahat Awak Kabin Virgin Australia

“Kami bekerja keras untuk mendapatkan slot tambahan di beberapa kota, bisa jadi Hong Kong atau di Cina atau di tempat lain di Asia. Orang bilang 12 bulan yang lalu Anda tidak akan pernah mendapatkan slot di Hong Kong, tapi sekarang kita punya tujuh, jadi pada tahun depan saya berharap Virgin Australia akan terbang ke kota baru tersebut yang berada di Asia,” ujar John yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman ausbt.com.au (9/11/2017).

Diketahui, Virgin Australia membuka rute penerbangan dari Melbourne menuju Hong Kong untuk pertama kalinya pada Juli 2017 kemarin. Penerbangan dengan rute tersebut berjalan setiap hari dan memerhatikan koridor Sydney menuju Hongkong dan Brisbane tujuan Hong Kong serta daratan Cina lainnya.

Virgin Australia berharap Daratan Cina menjadi hub yang bisa digunakan maskapai yang berafiliasi. John saat peluncuran rute ini mengatakan, pada akhir tahun 2018, Virgin akan berada di daratan Cina atau wilayah Asia lainnya. Namun dia menegaskaan bahwa ibu kota Cina yakni Beijing tidaklah termasuk dalam daftar tersebut.

“Kami membiarkan banyak pilihan terbuka, karena ini tergantung pada slot. Tetapi saya tidak melihat situasi dimana dalam tiga tahun kami tidak beropeasi di dua tempat di Cina dan Hong Kong serta tempat lainnya di Asia. Aku tidak bisa melihat hal itu terjadi,” jelasnya.

Memang ini terdengar seperti angan-angan bagi maskapai Virgin Australia yang memiliki lima armada pesawat Boeing 777 dengan komitmen ke Los Angeles dan enam Airbus A330-nya lainnya. John mengatakan, sebenarnya hal ini tidak terlalu sulit, sebab jika pihaknya mau mereka bisa mendapatkan pesawat dalam satu bulan sebab ada leasing yang memiliki spot di tempat-tempat tersebut.

Baca juga: Richard Branson – Sosok Pengidap Disleksia di Balik Nama Besar Virgin Ltd

Dia menambahakan, mungkin ada kebetulan bahwa HNA juga mengoperasikan armada sewa terbesar ketiga di dunia, dengan lebih dari 900 jet senilai lebih dari US$43 miliar. “Jadi saya tidak terlalu khawatir untuk mendapatkan pesawat terbang, ini lebih tentang memastikan tujuan Anda bekerja,” tegas John.

Leave a Reply