Lakukan Studi Kelayakan, Qatar Akan Hadirkan Eco FLoating Hotel Berputar di Tahun 2025

0
Rancangan eco floating hotel di Qatar (newatlas.com)

Salah satu negara di Timur Tengah yakni Qatar sepertinya tidak pernah kekurangan arsitektur yang terkenal. Hal ini dibuktikan dengan studi untuk menghadirkan floating hotel atau hotel terapung yang berbeda dengan negara lainnya.

Baca juga: Taman Hiburan di Jepang Tawarkan Sensasi Bermalam di Dalam Sebuah Polong yang Mengambang!

Di mana nantinya eco floating hotel yang dibuat akan berputar seperti restoran berputar dan menawarkan berbagai fitur berkelanjutan seperti turbin angin, tenaga surya dan arus air. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (15/3/2021), eco floating hotel tersebut dirancang oleh Hayri Atak Architectural Design Studio (HAADS).

Nantinya eco floating hotel ini akan memiliki ukuran 35 ribu meter persegi dengan total kamar sebanyak 152. Bentuk eco floating hotel akan bulat seperti donat karena bagian tengahnya bolong. Selain itu, dilengkapi kaca besar dibagian atasnya yang terlihat seperti pusaran air dan tanam hijau yang menyatu dengan bagian luarnya sehingga terlihat menyerupai air terjun dalam ruangan Moshe Safdie.

Hotel ini akan terletak di lepas pantai dan didukung pada serangkaian platform terapung. Karena akan berputar, maka gerakan rotasi akan bergerak sangat lambat sehingga tidak membuat tamu pusing dan membutuhkan waktu 24 jam untuk menyelesaikan sebuah revolusi. Pergerakan ini akan dikendalikan oleh sistem penentuan posisi dinamis, seperti yang digunakan untuk membantu kapal tetap berada di jalur yang benar yang akan terdiri dari serangkaian pendorong dan baling-baling.

Akses ke hotel itu sendiri akan melalui dermaga yang terhubung ke pantai, helikopter atau perahu. Interiornya akan berpusat di sekitar lobi, dengan 152 kamar hotel yang menawarkan fasilitas mewah seperti balkon pribadi, kolam renang dalam dan luar ruangan, sauna, spa dan gym.

Uniknya bentuk pusaran di bagian atap akan digunakan menampung air hujan untuk mengairi tanaman hijau dan keperluan lainnya. Sedangkan panel surya dan turbin angin akan digunakan untuk menyediakan tenaga bagi eco floating hotel tersebut.

Baca juga: Mangaluru di India Punya Restoran yang Terbuat dari Kereta Kuno

Selain itu, arus air akan dimanfaatkan dengan semacam sistem energi pasang surut saat hotel berputar dan menghasilkan tenaga dengan cara yang mirip dinamo. HAADS mengatakan bahwa studi kelayakan dan teknis saat ini sedang berlangsung untuk mencoba dan merealisasikan desain tersebut pada tahun 2025.

HAADS juga berpesan agar pelancong tidak terburu-buru untuk hal ini. Sebab masih dalam studi kelayakan dan apakah eco floating hotel bisa terealisasi dengan baik.

LEAVE A REPLY