Leo C. Young, Insinyur Radio AS yang Berjasa Mengembangkan Sistem Radar Pertama di Dunia

0
Leo C. Young saat mengenakan headphone radio. Tidak diketahui secara persis tahun berapa foto ini diambil. Foto: radartutorial.eu

Tepat pada hari ini, 16 Januari, 40 tahun yang lalu (16 Januari 1981), Leo C. Young, seorang insinyur radio Amerika Serikat (AS) menghembuskan napas terakhirnya. Kendati demikian, jasa-jasanya selama hidup tidak akan pernah terlupakan. Bagaimana tidak, pria yang tumbuh dan berkembang dari sebuah pedesaan kecil di Ohio, AS, ini menjadi salah satu orang di dalam sebuah tim yang berhasil mengembangkan sistem radar pertama di dunia.

Baca juga: Perang Dunia I Dorong Ilmuan Inggris Kembangkan Telepon Nirkabel di Kokpit

Dilansir history.navy.mil, sejak remaja, bakat Young di bidang nirkabel memang sudah menonjol. Di usia yang masih sangat muda, 14 tahun, ia bahkan sudah berhasil membangun radio receiver pertamanya dan memantik dirinya untuk berbuat lebih.

Pada tahun 1913 atau saat Young berusia 22 tahun, ia diundang untuk mendirikan stasiun radio amatir di Sekolah Menengah Fort Wayne. Transmitter satu kilowatt menjadi stasiun kendali pusat untuk Jaringan Amatir Angkatan Laut. Young bekerja langsung dengan Stasiun Radio Angkatan Laut NAJ, yang berlokasi di Great Lakes, Illinois, dalam mengelola jaringan ini.

Sadar anak muda bernama Young ini akan sangat berguna dalam berbagai misi, Korps Sinyal Angkatan Darat dan Angkatan Laut pun berebut jasanya pada tahun 1917 untuk membantu mereka memenangi Perang Dunia I. Tetapi, Young lebih memilih Angkatan Laut dan bergabung sebagai spesialis radio di Naval Reserve Force.

Setelah Perang Dunia I berakhir, begitupun juga dengan tugas singkatnya di stasiun Angkatan Laut di sekitar Great Lakes, Young diberikan tugas baru untuk melakukan penelitian dan pengembangan radio di Great Lakes di bawah arahan langsung Dr. A. Hoyt Taylor, yang saat itu menjabat sebagai District Director of Naval Communications.

Keduanya kemudian bergeser ke Belmar, New Jersey, AS, dimana Taylor menjadi petugas komunikasi yang bertanggung jawab atas beberapa pembangkit listrik bertegangan tinggi di East Coast.

Setelahnya ia ditugaskan di pengembangan peralatan penerima radio frekuensi rendah sampai tahun 1918 sebelum akhirnya ia dikirim ke Washington dan bergabuung dalam tim untuk pembentukan Laboratorium Radio Pesawat Angkatan Laut, pertama di Biro Standar sampai tahun 1919, dan kemudian dikirim lagi ke Pangkalan Udara Angkatan Laut di Anacostia, Maryland, untuk pengembangan radio frekuensi tinggi.

Sebelum dikirim ke Anacostia, Young dan mentornya, Dr. Taylor, disatukan kembali. Selama tahun 1922, keduanya berkerja bersama dengan mengamati pantulan gelombang radio frekuensi tinggi dari kapal di Sungai Potomac saat mereka melewati antara transmitter dan receiver portabel.

Output dari pengamatan tersebut, proyek pengembangan radar pimpinan Taylor menjadi semakin progresif dan radar 200-MHz pun menjadi pembuktian hingga akhirnya dipasang di kapal pada tahun 1937.

Pada tahun 1930, Leo Young ditugaskan untuk proyek penelitian di Naval Research Laboratory (NRL) yang menghasilkan deteksi pertama pesawat oleh gelombang radio yang dipantulkan. Empat tahun kemudian, ia bertanggung jawab untuk penelitian yang mengarah pada pengembangan sistem pertama di dunia yang menggunakan radio pulses untuk penentuan jarak benda diam atau bergerak. Sistem ini kemudian dikenal sebagai radar, singkatan dari radio detection and range.

Baca juga: Penerbangan Bersejarah di Iran, Seluruh Kru Kokpit Perempuan

Atas berbagai jasa-jasanya, ia pun menerima sederet penghargaan, seperti Presidential Certificate of Merit dari Presiden Truman pada tahun 1946, Stuart Ballantine Medal dari Franklin Institute pada tahun 1957, dan Distinguished Civilian Service Departemen Angkatan Laut pada tahun 1958.

Sebelum meninggal di Forestville, Maryland, Leo Young yang juga perintis radio amatir, sempat membantu melakukan penelitian yang mengarah pada penggunaan frekuensi tinggi untuk komunikasi radio di seluruh dunia.

Leave a Reply