Lima Tips Cegah Corona di Mobil, Nomor 5 Paling Sulit

0
Ilustrasi mencegah penyebaran Covid-19 di mobil. Foto: caradvice.com.au

Virus corona menyebar dengan cepat, tak kenal tempat dan waktu. Selain itu, menurut penelitian, virus Cina (menukil perkataan Presiden AS Donald Trump) ini disebut dapat bertahan di udara selama 3 jam, 4 jam di bahan tembaga, 24 jam di bahan kardus, 2-4 hari di permukaan plastik dan stainless, serta 9 hari di permukaan logam dan kaca.

Baca juga: Area Dekat Pintu Kereta Komuter, Jadi Lokasi Potensi Terbesar Penularan Virus Corona

Celakanya, permukaan-permukaan tersebut sangat sering dijumpai di sekeliling kehidupan sehari-hari, mulai dari mata terbuka di pagi hari sampai kembali tertutup di malam hari. Tak terkecuali di dalam mobil. Oleh karenanya, dibutuhkan trik ampuh untuk mencegah terpaparnya seseorang di dalam mobil. Dilansir dari caradvice.com.au berikut lima tips aman cegah penyebaran dan penularan Covid-19 di mobil.

1. Pakai Sarung Tangan
Berbagai protokol kesehatan di seluruh dunia menyerukan agar masyarakat tidak menyentuh hidung, mulut, atau mata dengan tangan yang digunakan untuk bersentuhan dengan hal-hal yang disentuh oleh orang lain. Oleh karenanya, dengan menggunakan sarung tangan saat di dalam atau di luar mobil, pengguna mungkin dapat mengurangi resiko tertular Covid-19 ketika di dalam mobil.

2. Gunakan Masker
Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan ahli kesehatan dari seluruh dunia menyarankan akan masker dipakai hanya oleh orang sakit. Namun, kondisi telah berubah. Pandemi virus Cina yang telah membunuh puluhan ribu nyawa dan menjangkiti lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia, telah mendorong penggunaan masker juga pada orang sehat, mengingat percikan dari orang sakit yang terhirup orang sehat dapat menyebabkan penularan. Terlebih ketika percikan (bisa berupa batuk ataupun bersin) terjadi di ruang tertutup dan sistem filterisasi udara tak sebaik di rumah sakit, seperti di dalam mobil.

Oleh karenanya, jangan lupa untuk membawa masker dan menggunakannya ketika tengah berkendara dengan teman, kerabat, atau siapapun di dalam mobil saat Anda atau mereka tengah demam, pilek, dan batuk. Pasalnya kabin mobil merupakan area tertutup dengan sistem sirkulasi AC yang juga hanya berputar di dalam mobil. Jadi ada baiknya untuk menyediakannya di dalam mobil.

3. Sediakan Hand Sanitizer
Bagi pengendara yang malas menggunakan sarung tangan dan kesulitan mengakses air bersih untuk selalu mencuci tangan, hand sanitizer mungkin menjadi alternatif terbaik untuk memaksimalkan pencegahan penularan virus corona. Hand sanitizer, dengan komposisi sesuai protokol kesehatan dunia terbukti ampuh membunuh bakteri yang menempel di tangan. Pasalnya, tangan kerap kali refleks untuk menyentuh bagian-bagian wajah karena satu dan lain hal.

4. Bersihkan Mobil dengan Benar
Mengingat virus corona dapat bertahan selama beberapa waktu di berbagai permukaan, seperti permukaan plastik dan stainless, serta logam dan kaca yang notabene mudah dijumpai di mobil, oleh karenanya, penting untuk selalu membersihkan mobil dengan benar, bukan hanya sekedar membersihkan ala koboi yang identik serba cepat dan asal-asalan.

Baca juga: Ahli: Penumpang yang Duduk di Dekat Jendela Lebih Aman dari Virus Corona

Soal cara membersihkan mobil dengan benar untuk mencegah corona, Michael Simon, owner premium Carcierge, punya tips sederhana untuk Anda. Sebelum masuk ke dalam mobil, menyemprotkan cairan disinfektan atau sejenisnya ke gagang mobil dan menyekanya dengan tisu anti bakteri adalah penting. Kemudian, lakukan hal serupa ke setir dan persneling. Namun, sebelum itu, penting untuk memulainya dengan melakukan hal serupa ke kunci mobil. Tentu saja pengguna juga tak boleh melupakan tempat-tempat lainnya di dalam mobil yang sering disentuh.

5. Physical Distancing
Physical distancing tentu menjadi kunci memutus rantai penyebaran virus Cina dimanapun. Tak terkecuali di dalam mobil. Terlebih pada mobil mini. Oleh karenanya, penting untuk tetap menjalankan protokol kesehatan physical distancing sekalipun di dalam mobil dan bersama keluarga sendiri. Sebab, Anda tak pernah tahu kapan seseorang benar-benar terjangkit virus Cina tersebut. Jadi, usahkan untuk duduk menyilang. Kosongkan bangku depan samping kemudi dan belakang kemudi. Praktis, pada mobil sedan 2 seat, mobil hanya mampu menampung maksimal dua orang. Singkatnya, satu seat untuk satu orang.

Leave a Reply