Lufthansa Mutilasi Airbus A340-600 Menjadi Souvenir Unik nan Artistik

Salah satu meja kopi yang bisa Anda beli di Lufthansa Upcycling Collection. Sumber: istimewa

Seiring berjalannya waktu, makin banyak unit pesawat yang sudah tidak dioperasikan oleh pihak maskapai. Lalu, bagaimana nasib pesawat-pesawat yang sudah tidak beroperasi lagi? Jawabannya tergantung! Ya, ada beberapa pesawat yang malah digunakan oleh maskapai lain guna menutupi kekurangan armada, bahkan ada beberapa dari mereka yang disulap dan memasuki ‘fase baru’ kehidupannya sebagai pesawat tua.

Baca Juga: Pensiun dari Dunia Aviasi, Boeing 747 Disulap Jadi Restoran Mewah

Mungkin beberapa dari Anda masih ingat dengan sebuah pesawat Convair CV-440 yang dijadikan sebuah salon kecantikan oleh wanita yang berasal dari Carluke, Lanarkshire. Atau sebuah Boeing 747 milik Pakistan International Airlines (PIA) yang disulap menjadi sebuah restoran mewah nan unik di Karachi, Pakistan. Nah, ternyata ide untuk mengalih-fungsikan pesawat yang sudah tidak beroperasi sudah banyak dilakukan oleh orang kreatif di luar sana.

Tapi kini pemberitaan terbaru datang dari maskapai terbesar di Jerman, Lufthansa yang juga tak mau kalah dalam urusan sulap menyulap pesawat yang sudah pensiun. Dikutip KabarPenumpang.com dari laman koamnewsnow.com, pihak maskapai menggunakan cara yang lebih elegan dalam mengemas pesawat yang sudah tidak beroperasi lagi.

Dikabarkan, Lufthansa ‘memutilasi’ salah satu pesawat Airbus A340-600 dengan nomor registrasi D-AIHO dan menjadikan masing-masing potongannya sebagai souvenir yang bisa Anda beli di laman worldshop.eu. Adapun bagian-bagian yang disulap dan dijual pihak maskapai meliputi panel sisi yang digabungkan dengan kerangka pesawat yang dijadikan sebagai meja kopi, jendela pesawat yang dijadikan jam dinding, dan beragam karya lainnya.

Airbus A340-600 ini sendiri sudah mengabdi kepada Lufthansa sekira 10 tahun lamanya.

“Kami membutuhkan waktu sekitar 10 minggu untuk membongkar pesawat sepanjang 75 meter ini menjadi bagian-bagian kecil,” ujar salah satu juru bicara dari Airbus.

Baca Juga: Wanita Pirang Ini Sulap Convair CV-440 Jadi Sebuah Salon Mewah!

Salah satu benda yang paling murah yang dapat Anda dapatkan dari program bertajuk Lufthansa Upcycling Collection ini adalah gantungan kunci berbentuk tag dari kulit pesawat asli yang dibanderol dengan harga US$27 atau yang berkisar Rp380.000.

Jika dipikir-pikir, mengolah pesawat menjadi souvenir seperti yang dilakukan Lufthansa ini merupakan ide yang cukup brilian dalam meraup keuntungan. Alih-alih menelantarkannya begitu saja kuburan pesawat, lebih baik didaur ulang, bukan?