Mak Itam Diperbaiki, Jalur Kereta Komersial dan Wisata dari Sawahlunto ke Padang Panjang Direaktivasi

0
Lokomotif uap "Mak Itam"

Indonesia mulai kembali membangkitkan jalur kereta api tua baik untuk komersial maupun untuk wisata. Salah satunya berada di Sumatera Barat yakni dari Sawahlunto menuju Padang Panjang. Di mana jalur ini akan beroperasi untuk kereta api komersial reguler dan kereta api wisata.

Baca juga: Di Sawahlunto, Ternyata Juga Ada Museum Kereta Api

Pengoperasian jalur ini pun di dukung oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). VP Humas PT KAI Joni Martinus mengatakan reaktivasi jalur dan perluasan tersebut merupakan kewenangan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

“PT KAI juga mendukung semua upaya yang dilakukan pemerintah untuk pengembangan dan kemajuan perkeretaapian Indonesia,“ ujar Joni ketika dihubungi KabarPenumpang.com, Jumat (28/5/2021).

Selain itu KAI juga mengatakan, pihaknya telah menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan termasuk sumber daya manusia. Sekretaris Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulma Efendi mengatakan, jalur kereta api yang sudah ada akan diperbaiki secara bertahap.

Tahap pertama adalah perbaikan jalur Sawahlunto ke Muarokalaban, Muarokalaban ke Solok, Solok ke Batutaba dan terakhir dari Batutaba menuju ke Padang Panjang.

“Semua ini kita lakukan dalam upaya menghidupkan kembali perkeretaapian di Sawahlunto. Semangat yang tumbuh di Pemko Sawahlunto memberikan dukungan besar bagi Kementerian Perhubungan,” tutur Zulma.

Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan, mereka akan segera menjajaki rencana perluasan jalur kereta api angkutan penumpang di Sumatera Barat.

“Kita paham, adanya perkeretaapian akan menunjang perekonomian Sumatra Barat,” tambah Didiek yang dikutip dari hariansinggalang.co.id.

Baca juga: Mak Itam, Lokomotif Uap Legendaris Yang Jadi Ikon Wisata Sawahlunto

Walikota Deri Asta mengatakan, Sawahlunto sangat mendambakan beroperasi kembali kereta api.

“Beroperasi kembali kereta api akan mendorong majunya pariwisata dan transportasi bagi kota kami,” tutur Deri.

Dengan reaktivasi dan perluasan jalur ini, PT KAI dan Kemnhub sudah mulai memperbaiki lokomotif uap Mak Itam E 1060. Selain itu Kemenhub juga melakukan merevitalisasi jalur rel kereta api Stasiun Kereta Api Kampung Teleng hingga Stasiun Kereta Api Muarokalaban.