Makan Nasi Goreng Ala Kadarnya di Bandara Soetta, Netizen ini ‘Komplain’ dengan Harga Rp120 Ribu!

3
Nita yang curhat makanan di @_sadfood (Instagram)

Bepergian dengan pesawat memanglah menyenangkan, namun terkadang yang membuat lelah adalah ketika penumpang harus menunggu di bandara. Apalagi bila keberangkatan pagi-pagi sekali dan belum sarapan.

Baca juga: Di Bandara Soetta – Perut Lapar Tapi Budget Ngepas, Yuk Makan di Sini!

Mau tak mau penumpang akan makan di bandara baik bekal yang di bawa ataupun di restoran di dalam bandara. Tapi terkadang makan di restoran bandara harganya sungguh fantastis.

Baru-baru ini, seorang penumpang yang tengah menunggu keberangkatannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kecewa sekaligus marah dengan makanan yang dipesannya. Penumpang bernama Nita itu bercerita tentang kesedihan dan kemarahannya melalui akun Instargram @_sadfood.

Nita mengirim pesan ke akun @_sadfood tersebut dan diunggah ke feed dengan dua foto. Foto pertama nasi goreng yang terlihat biasa dengan tambahan kerupuk dan yang kedua curhatan Nita (@nitamafarsia) yang di capture.

Nita bercerita bahwa ketika di Bandara Soetta tepatnya Terminal 3 memutuskan untuk makan nasi goreng dengan harga Rp120 ribu. Namun yang datang adalah nasi goreng ala kadarnya tanpa bumbu dan hanya diberi kecap serta sedikit suwiran ayam.

“Ini sudah kumakan beberapa sendok, jadinya isinya cuma nasi kecap kurang bumbu, kerupuk dan sedikit suiran ayam bahkan tanpa telur!!! Nasi goreng abang gerobak 13ribu aja ada telurnya, ini 120rb tanpa telur trs suiran ayamnya minimalis ekonomis tp karena lapar ya habis aja sih,” tulis Nita yang dikutip KabarPenumpang.com dari @_sadfood.

Sebenarnya harga makanan yang mahal di bandara bukanlah rahasia umum. Mahalnya harga-harga makanan itu karena biaya sewa restoran yang tinggi, peraturan ketat hingga area penyimpanan makanan yang terbatas.

Fasilitas dan kenyamanan restoran di bandara juga menjadi salah satunya. Sebenarnya ada trik yang mudah daripada harus membayar makanan mahal di dalam bandara. Penumpang bisa membawa bekal dari rumah, ataupun makan di kantin karyawan bandara.

Kantin karyawan ini biasa tak jauh dari terminal keberangkatan, seperti di Terminal 1 dan 2 ada dekat parkiran motor. Harga makanan cukup terjangkau dengan kantong dan pilihan makanan juga pun berbagai macam.

Baca juga: Warga Singapura Suka Berlibur di Bandara, Ternyata ini Alasannya!

Penumpang juga bisa membeli atau makan di mall sebelum bandara. Bila ingin makan di restoran bandara, baiknya melihat menu dan harga makanan yang akan dipesan atu bertanya kepada pelayan restoran tentang makanan yang akan di pesan sebelum datang makanan yang tak diinginkan.

3 COMMENTS

  1. Menurut saya hal tersebut terjadi Karna kurang nya pengetahuan masyarakat umum tentang kenapa makanan di bandara Mahal,Sebenarnya harga makanan yang mahal di bandara bukanlah rahasia umum. Mahalnya harga-harga makanan itu karena biaya sewa restoran yang tinggi, peraturan ketat hingga area penyimpanan makanan yang terbatas. Saran Dari saya harus Ada sosialisasi ke masyarakat umum agar hal tersebut tidak lagi menjadi ‘komplain’

  2. Menurut saya hal tersebut terjadi karna kurangnya pengetahuan masyarakat umum tentang kenapa makanan di bandara mahal, sebenarnya harga makanan di bandara mahal karena biaya sewa restoran yang tinggi, saran saya harus ada sosialisasi agar tidak terjadi ‘komplain’

  3. Menurut saya hal tersebut terjadi karena kurang nya pengetahuan masyarakat umum tentang kenapa makanan di bandara mahal, sebenarnya harga makanan yang mahal di bandara karena biaya sewa restoran yang tinggi, saran saya harus ada sosialisasi agar tidak terjadi ‘komplain’

Leave a Reply