Marcopolo Biosafe, Cegah Covid-19 di Dalam Bus dengan Teknologi “Kabut Kering”

0
Marcopolo BioSafe (busnews.com.au)

Beragam cara dilakoni untuk membendung penyebaran Covid-19, salah satu solusi yang tengah diuji cobakan pada moda transportasi adalah penggunaan teknologi kabut kering. Seperti belum lama ini, Volgren, operator bus di Australia dan Marcopolo, perusahaan karoeseri asal Brasil dalam mengedepankan solusi keselamatan biologi pada penumpang dan pengemudi bus di Australia.

Baca juga: Robot Hidrogen Peroksida Vapourised Bantu Bersihkan Kereta dan Stasiun MTR Hong Kong

Langkah ini dikenal dengan Marcopolo Biosafe dan rangkaiannya meliputi Fog In Place (FIP) OnBoard yang merupakan kabut kering untuk mendesinfeksi bagian dalam bus, kereta api atau trem. Bahan yang digunakan pun bukan bahan kimia beracun, selain itu ada kit perlindungan untuk pengemudi dan teknologi cahaya UVC yang digunakan untuk mendesinfeksi toilet.

Fog In Place (FIP) OnBoard (busnews.com.au)

KabarPenumpang.com melansir laman busnews.com.au (7/7/2020), saat ini pabrikan bus Australia yakni Volgren tengah berupaya agar produk ini bisa digunakan di Negeri Kangguru tersebut. CEO Marcopolo James Bellini mengatakan, konsep ini mempromosikan biosafety penumpang sembari tetap mengikuti pedoman kesehatan dari lembaga pemerintah.

“Kami hidup dalam masa yang unik di mana inovasi dan teknologi digabungkan untuk melanjutkan kembali mobilitas dengan aman. Dengan Marcopolo BioSafe, tujuan kami adalah menempatkan diri sebagai mitra pelanggan kami baik di Brasil maupun di luar negeri, memberi mereka syarat untuk terus beroperasi dan mendapatkan kembali kepercayaan mereka. dalam menggunakan transportasi umum,” jelasnya.

Bellini mengatakan, dirinya ingin menunjukkan teknologi dalam aksi kepada sebanyak mungkin operator dan secepatnya. Dia mengatakan, bahwa perlu bertindak dengan urgensi dan proaktif untuk menyebarkan serta mendorong penerapan solusi penting ini.

“Transportasi umum sangat penting untuk memastikan mobilitas orang dan tidak dapat dilihat sebagai hambatan atau batasan,” tambah Bellini.

CEO Volgren Thiago Deiro mengatakan bahwa menanamkan langkah-langkah biosafety ke dalam angkutan umum adalah langkah penting menuju pemulihan kepercayaan penumpang dan akan menjaga keselamatan masyarakat yang bepergian.

“Covid-19 telah menciptakan tantangan bagi banyak sektor. Transportasi umum dan transportasi pelajar telah sangat terpengaruh. Kami percaya bahwa langkah-langkah yang dikembangkan di bawah Marcopolo BioSafe dapat memainkan peran penting dalam membantu industri bus Australia pulih secara ekonomi dengan membuat komuter dan anak-anak sekolah nyaman kembali ke perjalanan bus,” katanya.

Deiro mengatakan kabut kering FIP OnBoard adalah sistem cepat dan andal yang membersihkan melalui nanopartikel, ini menciptakan ‘nanofilm’ pada 100 persen permukaan. Hanya butuh 15 menit rata-rata untuk menutupi dan membersihkan seluruh area penumpang hingga 72 jam.

“Solusi ini tidak membasahi atau meredam kursi, atau merusak sistem kelistrikan bus. Sistem ‘kabut di tempat’ Marcopolo juga menarik karena dapat digunakan tidak hanya di bus, tetapi di banyak aplikasi luas mulai dari ruang kelas sekolah, kafe dan restoran hingga perpustakaan umum,” jelas Deiro.

Dia mengatakan, sebagai ayah dua orang anak, dirinya sangat suka melihat bus sekolah dan ruang kelas yang didesinfeksi secara rutin. Deiro menambahkan, ini adalah penghargaan bagi Marcopolo yang mana mereka telah menghasilkan solusi inovatif dalam waktu yang relatif singkat.

Baca juga: PO Bus di Myanmar Modifikasi Interior untuk Cegah Penularan Covid-19

Deiro mengatakan Volgren telah bekerja sama dengan Marcopolo untuk meluncurkan langkah-langkah BioSafe dengan bus dan kendaraan. Sedangkan rutenya mereka masih dalam diskusi dengan pelanggan dan operator pemerintah untuk mengukur minat.

Leave a Reply