Masalah Lagi! Boeing Temukan Serpihan di Tangki Bahan Bakar 737 MAX

0
Penerapan Scimitar Winglet Dapat Mendukung Efisiensi Bahan Bakar
Boeing 737 MAX

Pimpinan Federal Aviation Administration (FAA) belum lama ini mengatakan bahwa dalam waktu dekat Boeing 737 MAX akan segera melakukan uji terbang. Bila lulus, 737 MAX akan mulai kembali mengudara pada pertengahan tahun ini, dimana sekitar 400 pesawat “nganggur” telah menunggu dikirim ke maskapai. Namun, sepertinya rencana tersebut gagal total, menyusul temuan masalah baru, yakni adanya serpihan pada tangki bahan bakar 737 MAX.

Baca juga: Boeing Kembali Temukan Masalah Baru pada Software, 737 MAX Gagal Terbang (Lagi)

Dikutip KabarPenumpang.com dari laman edition.cnn.com, Kamis, (20/2), Boeing menyatakan menemukan “Serpihan Obyek Asing” (Foreign Object Debris – FOD) yang tertinggal di dalam tangki bahan bakar yang berada di sayap pada beberapa 737 Max yang belum dikirim ke pembelinya.

Serpihan Obyek Asing (FOD) adalah istilah teknis untuk serpihan atau benda-benda yang bukan merupakan bagian dari pesawat yang menutupi permukaan dan berpotensi menimbulkan kerusakan.

Dalam sebuah catatan dari Wakil Presiden dan Manajer Umum Program 737 dan Pabrik Renton, Washington, Mark Jenks, kepada karyawan, perusahaan berpesan bahwa serpihan benda asing tersebut benar-benar tidak dapat diterima. Sebab, temuan serpihan benda asing dalam tangki bahan bakar itu dinilai terlalu banyak. Oleh karenanya, perusahaan meminta untuk segera menyelesaikan masalah itu dengan se-teliti mungkin.

Dengan adanya masalah baru pada 737 MAX ini, Boeing mengatakan akan mengatasi masalah dengan memperbarui mekanisme dan daftar periksa yang diperlukan untuk karyawan, bersama dengan verifikasi tambahan termasuk inspeksi dan audit.

Meskipun temuan serpihan di dalam tangki bahan bakar 737 MAX tersebut cukup mengkhawatirkan, namun, Boeing, melalui juru bicaranya, mengatakan perusahan tidak melihat adanya masalah yang menghalangi pesawat jet ini untuk kembali terbang melayani penumpang pada pertengahan tahun ini, sebagaimana yang sudah disebutkan di awal.

Mendengar kabar mengenai temuan serpihan di dalam tangki bahan bakar 737 MAX, FAA mengaku akan terus mengikuti perkembangan dari temuan tersebut, di samping akan meningkatkan pengawasan berdasarkan laporan inspeksi awal dan akan mengambil tindakan lebih jauh, tergantung pada temuan. Otoritas Penerbangan Sipil AS tersebut justru memaklumi bahwa temuan serpihan di dalam tangki itu menjadi pertanda bahwa Boeing serius untuk memperbaiki kualitas 737 MAX-nya.

Baca juga: Meski Boeing Keok, Airbus Belum Bisa Salip Boeing dalam Urusan Produksi Pesawat

Bila dirunut ke belakang, temuan serpihan atau benda asing di dalam tangki pesawat-pesawat Boeing sendiri bukanlah yang pertama. Sebelum terjadi pada Boeing 737 MAX, temuan serpihan benda asing di dalam tangki juga pernah terjadi pada pesawat tanker KC-46 Pegasus, Boeing 727 pada 1965, dan pada 2010 lalu juga ditemukan pada pesawat 787 Dreamliners.

Dalam keterangannya kala itu, Boeing mengaku, bahwa keberadaan serpihan di dalam tangki bahan bakar tersebut bisa saja berdampak fatal, seperti korsleting listrik hingga menyebabkan kebakaran. Atas dasar itu, kemudian Boeing melakukan beberapa perubahan ada 787 Dreamliners. Dari peristiwa tersebut, cukup aneh bila Boeing mengatakan permasalahan temuan serpihan atau benda asing di dalam tangki pesawat 737 MAX tidak akan menunda kembalinya MAX terlalu lama.

LEAVE A REPLY