Mengapa Pesawat Buatan Airbus Selalu Dimulai dengan Huruf ‘A’? Berikut Penjelasannya

0
Kemeriahan penerbangan perdana Airbus A320. Foto: AFP

Bagi pecinta penerbangan atau traveller yang kerap bepergian menggunakan pesawat, pasti sering mendengar berbagai jenis pesawat keluaran Airbus atau Boeing, seperti A330, Boieng 737, Boeing 787, A380, A350, atau mungkin A320 yang beberapa waktu lalu sempat mengalami kecelakaan dan menewaskan nyaris seluruh penumpang dan kru.

Baca juga: Inilah Alasan, Mengapa Boeing Menggunakan Angka 7 di Produk Jet Komersialnya

Sebagaimana kompetitor mereka, Boeing, yang juga mencirikan pesawat-pesawat buatannya dengan angkat 7, Airbus juga mencirikan pesawat-pesawat mereka dengan huruf A dan mempunyai filosofi dibalik itu. Simple Flying menyebut, alasan Airbus membubuhkan huruf A dan memulai pesawat-pesawat mereka dengan nomor 300 tak bisa dilepas dari sejarah.

Mula-mula, huruf A terlebih dahulu. Alasan dibalik penamaan itu sepertinya sangat mudah ditebak; apalagi kalau bukan karena diambil dari huruf terdepan perusahaan yang berbasis di Toulouse itu. Sedangkan angka 300 pada pesawat pertama buatan Airbus dikarenakan jumlah penumpang yang mampu diangkut oleh pesawat tersebut. Hanya saja, karena satu dan lain hal, pada akhirnya kapasitas penumpang pesawat itu disesuaikan dengan kebutuhan zaman dan diputuskan untuk dibuat menjadi lebih kecil dari 300 penumpang.

Dari situlah kemudian Airbus memutuskan untuk melanjutkan pesawat-pesawat berikutnya berdasarkan penomoran pada pesawat pertama. Bisa dilihat bagaimana hal itu terjadi, mulai dari Airbus A310 (widebody Airbus yang justru lebih kecil dari A300), A320 (narrowbody spesialis domestik), A330 (widebody), A340 (pesaing Boeing 747 long haul dengan empat mesin), A350 (pesawat Airbus paling modern di pasaran), dan A380 (pesawat komersial terbesar di dunia dengan dua lantai).

Selain itu, dua digit terakhir di pesawat-pesawat tersebut juga konsisten mengikuti besaran kapasitas penumpang. Ambil contoh, A380, misalnya, angka 3 diambil dari penomoran awal pesawat pertama Airbus. Sedangkan angka 8 diambil dari besaran penumpang yang mampu diangkut pesawat, yakni berkisar 800an orang (dalam satu kelas).

Dari pesawat-pesawat Airbus di atas, mungkin banyak yang bertanya-tanya, mengapa Airbus melewati A360 dan A370. Berdasarkan seat capacity, sejauh ini, Airbus memang belum memproduksi pesawat dengan kapasitas kursi sebesar itu, sebagaimana filosofi dasar mereka menyematkan dua digit terakhir dari tiga digit ke pesawat buatannya yang didasari oleh kapasitas penumpang. Namun, di masa mendatang, bukan tak mungkin Airbus akan membuat pesawat A360 dan A370, dengan kapasitas sekitar 500-600an dan 600-700an (dalam satu kelas).

Akan tetapi, bagaimana dengan, semisal, Airbus A320-231? A320 mungkin sudah sangat jelas dengan pemaparan sebelumnya. Namun, bagaimana dengan tiga digit di belakangnya? Belum lagi ada varian A321-271N atau New Engine Optimazation (mesin baru yang ditingkatkan). Agar lebih jelas, berikut rinciannya.

Baca juga: Kompetisi Industri Dirgantara Inggris vs AS, Jadi Latar Belakang Lahirnya Boeing 707

A320-231

A = Airbus

320 = Nomor model (sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya)

-200 = menunjukkan pesawat tersebut merupakan versi kedua dari Airbus A320

31 = Edisi mesin pesawat

N= New Engine Optimazation (mesin baru yang ditingkatkan)

Leave a Reply