Tuesday, July 16, 2024
HomeAnalisa AngkutanMenjawab Penasaran! Inilah Alasan Mengapa Mesin Airbus A340 Terlihat Lebih Kecil

Menjawab Penasaran! Inilah Alasan Mengapa Mesin Airbus A340 Terlihat Lebih Kecil

Meski bukan lagi pesawat baru, namun Airbus A340 series dengan empat mesin masih menjadi primadona dalam penerbangan jarak jauh, sebut saja A340 masih sangat diminati oleh Iran, yang rela mendapatkan pesawat buatan Perancis itu lewat jalur tak resmi. Nah, salah satu yang menarik dari A340 adalah desain mesinnya yang terihat lebih kecil, semisal jika dibandingkan mesin pada A330 series atau Boeing 777. Tapi apakah benar demikian?

Baca juga: A340-500 Pensiun, Kini Rute Jarak Jauh Non-stop Singapore Airlines ke AS Gunakan A350-900ULR

Ukuran mesin pada Airbus A340 series terlihat lebih kecil karena beberapa alasan teknis dan desain yang berkaitan dengan kebutuhan pesawat dan teknologi yang tersedia pada saat pengembangannya. Tentu ada beberapa faktor utama yang menjelaskan mengapa mesin pada Airbus A340 terlihat lebih kecil dibandingkan dengan mesin pada pesawat jet modern lainnya.

Airbus A340 dirancang pada akhir 1980-an dan awal 1990-an ketika teknologi mesin jet berbeda dengan yang ada saat ini. Pada saat itu, mesin yang lebih kecil dan empat mesin dianggap sebagai solusi optimal untuk penerbangan jarak jauh (long-haul) dengan kapasitas yang cukup besar.

Menggunakan empat mesin memungkinkan A340 untuk memiliki sertifikasi ETOPS (Extended-range Twin-engine Operational Performance Standards) yang lebih longgar, yang memungkinkan penerbangan rute-rute yang lebih jauh dari bandara darurat dibandingkan dengan pesawat dua mesin pada masa itu.

Mesin yang digunakan pada A340, seperti CFM International CFM56 atau Rolls-Royce Trent 500, adalah mesin generasi sebelumnya yang memiliki rasio bypass dan efisiensi bahan bakar yang lebih rendah dibandingkan mesin modern seperti General Electric GEnx atau Rolls-Royce Trent XWB yang digunakan pada Boeing 787 dan Airbus A350.

Mesin modern memiliki rasio bypass yang lebih tinggi, yang berarti lebih banyak udara yang melewati mesin tanpa pembakaran, menghasilkan daya dorong yang lebih besar dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Mesin ini juga cenderung lebih besar karena kipas yang lebih besar.

Airbus A340 didesain dengan empat mesin yang masing-masing memberikan daya dorong yang lebih kecil, namun secara keseluruhan memenuhi kebutuhan daya dorong total pesawat. Menggunakan empat mesin yang lebih kecil dapat menawarkan keuntungan operasional tertentu pada saat pesawat tersebut dirancang, seperti distribusi beban yang lebih baik dan redundansi tambahan jika salah satu mesin mengalami kegagalan.

Mesin Airbus A340 memang lebih kecil secara fisik dibandingkan dengan mesin pada pesawat seperti Airbus A330. Hal ini disebabkan oleh desain empat mesin yang memberikan daya dorong lebih rendah per mesin, teknologi pada saat pengembangannya, dan kebutuhan operasional spesifik yang ditargetkan oleh Airbus untuk A340.

Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan peningkatan efisiensi mesin dua mesin, pesawat empat mesin seperti A340 menjadi kurang ekonomis untuk dioperasikan dibandingkan dengan pesawat dua mesin modern.

Operasi Intelijen, Airbus A340 Tujuan Filipina Justru Didaratkan di Iran dengan Mematikan Transponder

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru