Meski Beda Prosedur, Lufthansa dan Lion Air Hadirkan Layanan Rapid Test Covid-19

0
Ilustrasi rapid test Covid-19. Foto: dw.com

Rapid test atau pengujian cepat untuk mengetahui reaktif atau non reaktif Covid-19 menjadi salah satu hal yang sangat dibutuhkan dalam penerbangan di masa pandemi ini. Sehingga kemudian Bandara Frankfurt membuka walk-in testing center Covid-19 pada hari Senin (29/6/2020) kemarin.

Baca juga: Tiba di Bandara Sorong dengan Menumpang Pesawat Garuda Indonesia, Siswa ini Ternyata Positif Covid-19

Pusat pengujian Covid-19 ini bekerja sama dengan operator bandara Fraport, maskapai Lufthansa dan perusahaan bioteknologi Centogene. KabarPenumpang.com melansir laman dw.com (29/6/2020), kerja sama ini diharapkan akan berfungsi sebagai cetak biru untuk membuka perbatasan internasional dan skema tersebut diperkirakan akan terus dilakukan hingga 31 Juli tahun depan.

“Penumpang yang terbang ke atau dari Bandara Frankfurt dengan Lufthansa dapat melakukan tes Covid-19 di pusat pengambilan sampel yang terletak di dekat terminal utama,” kata pernyataan Centogene.

Tes ini bisa dilakukan dan hasilnya bisa langsung didapatkan satu hari sebelum bepergian. Di mana hasil tesnya akan dikirim ke penumpang melalui platform digital yang aman dan terhubung ke tiket mereka, sehingga penumpang bisa mendapatkan izin aman untuk terbang ke negara-negara dengan pembatasan. Bandara Frankfurt sendiri memiliki kapasitas untuk melakukan tes dalam sehari sebanyak 5000 kali.

“Melalui kemitraan kami dengan Lufthansa dan mitra medis Dr. Bauer Laboratoriums GmbH, kami dapat memastikan solusi end to end yang cepat, akurat, dan aman bagi penumpang,” kata Volkmar Weckesser, Kepala Informasi Centogene.

“Dengan membuka pusat pengujian, kami menawarkan tamu kami kesempatan yang nyaman untuk menguji diri mereka sendiri untuk penerbangan ke luar negeri atau tinggal di Jerman untuk menghindari karantina,” kata Dr. Björn Becker, Direktur Senior Layanan Ground & Digital Services Management di Lufthansa Group.

Bisa dikatakan, Bandara Frankfurt menjadi yang pertama di Jerman dengan menghadirkan hal seperti ini. Untuk tesnya penumpang akan merogoh kocek €59 atau Rp951 ribu untuk hasil dalam waktu enam hingga delapan jam.

Serupa tapi tidak sama, dari Indonesia, Lion Air Group juga menghadirkan layanan uji rapid test Covid-19 khusus kepada penumpangnya. Biayanya hanya Rp95 ribu dan sudah termasuk surat keterangan sesuai hasil yang berlaku selama 14 hari.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pelaksanaan rapid test ini sendiri mereka bekerja sama dengan Klinik Lion Air Medika. Layanan ini dimulai sejak 29 Juni 2020 dan pada tahap awal akan tersedia di empat lokasi yakni kantor pusat Lion Air Tower, kantor Lion Air Group, kantor pusat Lion Parcel dan kantor Lion Operator Center (LOC).

Baca juga: Agar Bisa ‘Lolos’ Terbang di Masa Pandemi, Pastikan Syarat-syarat Berikut Ini Terpenuhi

“Pada tahap selanjutanya akan dikembangkan dan dilaksanakan di kota-kota lain, baik di kantor penjualan atau bandara-bandara di wilayah Indonesia. Kehadiran layanan ini memberikan nilai lebih yakni praktis dan memudahkan penumpang dalam merencanakan perjalanan,” kata Danang yang dikutip dari siaran pers.

Leave a Reply