Meski dalam Tekanan Ekonomi, Iran Sukses Luncurkan Lokomotif Berbahan Bakar Ganda Pertama

0
(tehrantimes.com)

Meski mendapat tekanan berat akibat sanksi ekonomi yang dilancarkan Amerika Serikat dan sekutunya, namun Iran terbukti tangguh dalam melakukan reverse engineering, terbukti Negeri Para Mullah secara teknologi tidak tertinggal dari negara-negara seterunya di Timur Tengah. Dan belum lama ini, Iran Heavy Diesel Manufacturing Company (DESA) telah meluncurkan lokomotif diesel dengan bahan bakar ganda pertama yang mempunyai kekuatan 4 ribu tenaga kuda.

Baca juga: Setelah Ditangguhkan, Kereta dari Turki ke Iran Kembali Beroperasi

Peluncuran pada hari Minggu lalu dihadiri oleh Kepala Kereta Api Republik Islam Iran yang dikenal sebagai RAI, Saeed Rasouli. Dia mengatakan, beberapa tahun terakhir pembangunan perkeretaapian negara secara kuantitatif dan kualitatif semakin intensif dan beberapa provinsi termasuk Kermanshah, Hamedan, Urmia dan Gilan telah terhubung dengan jaringan kereta api negara.

“Kami telah mampu memberikan peluang untuk melakukan investasi di industri kereta api dengan menawarkan paket dukungan. Langkah tersebut telah mendorong banyak permintaan dari sektor swasta untuk melakukan investasi di industri ini, beberapa di antaranya sedang dalam proses dan beberapa sedang dalam tahap penandatanganan perjanjian dan kontrak,” kata Saeed.

Dia mengatakan, jika dana yang dibutuhkan akan disediakan dan RAI akan mampu mengoperasikan seribu kilometer perkeretaapian baru pada akhir masa jabatan pemerintah saat ini. Pejabat ini menekankan bahwa pembuatan mesin tersebut merupakan kesuksesan yang signifikan bagi industri kereta api negara dan akan memainkan peran penting dalam mengurangi ketergantungan industri pada sumber asing.

KabarPenumpang.com melansir dari laman tehrantimes.com (14/9/2020), pembangunan infrastruktur kereta api sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi di negara manapun. Iran saat ini pun tengah fokus pada perluasan infrastruktur kereta api.

Baca juga: Perang Siber Iran Vs Israel! Kereta Bawah Tanah Israel Jadi Korban, Iran: Ini Baru Permulaan

Sebagai informasi, saat ini Iran memiliki lebih dari 13 ribu kilometer jalur kereta api dan berdasarkan Rencana Pembangunan Lima Tahun Nasional Keenam (2016-2021), jaringan kereta api akan diperluas hingga lebih dari 16.400 kilometer.

Leave a Reply