Tuesday, April 28, 2026
HomeAnalisa AngkutanMeski Evakuasi KRL Masih Berlangsung, Namun Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Sudah...

Meski Evakuasi KRL Masih Berlangsung, Namun Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Sudah Kembali Normal

Insiden yang terjadi antara KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) kemarin membuat perjalanan kereta api sementara tak bisa dilewati. Akibatnya berbagai keterlambatan pun terjadi. Proses evakuasi berjalan sangat dramatis. Korban akibat insiden tersebut di evakuasi satu persatu oleh satuan tim penyelamat.

Proses evakuasi pasca insiden kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur masih terus berlangsung. Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan terbaru terkait upaya penyelamatan dan pemulihan operasional. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa saat ini masih ada tiga penumpang yang terperangkap di dalam rangkaian kereta dan proses evakuasi terus dilakukan secara hati-hati.

Proses evakuasi berlangsung sekitar delapan jam karena dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian. Hingga kini, 12 gerbong kereta telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke Stasiun Bekasi. Seiring progres evakuasi, jalur hilir telah kembali dibuka untuk operasional kereta api jarak jauh. Meski demikian, layanan Commuter Line belum dapat melayani naik turun penumpang di Stasiun Bekasi Timur.

Terkait penyebab kecelakaan, proses investigasi sepenuhnya diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna memastikan hasil yang objektif sebagai dasar perbaikan layanan. Berdasarkan keterangan resmi pihak PT KAI, insiden ini menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka. Sebanyak 79 orang dilaporkan telah menjalani observasi medis di berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi.

Kini, lokomotif yang menabrak rangkaian KRL sudah berhasil di evakuasi. Lokomotif bernomor seri CC 206 13 86 Dipo Induk Cipinang tersebut sudah ditarik menuju Depo Lokomotif Cipinang. Proses evakuasi berjalan lancar, hingga menuju depo. Kecepatan yang ditempuh pun tak lebih dari 30 km/jam melintasi jalur yang biasa dilewati oleh Kereta Rel Listrik (KRL).

Untuk proses evakuasi rangkaian KRL, saat ini masih ditangani petugas terkait. Rangkaian KRL tersebut masih berada di posisi emplasmen Stasiun Bekasi Timur. Pada emplasemen tersebut terdapat alat berat yaitu dua buah crane yang di datangkan dari Bandung dan Cirebon. Agar proses berjalan lancar, petugas dengan sigap memotong bagian besi KRL guna melancarkan evakuasi.

Terkait evakuasi, Bobby menyatakan evakuasi ini berlangsung cukup lama. Dia menyebut sudah hampir 8 jam lebih petugas masih melakukan evakuasi. Dan hingga kini dilaporkan bahwa korban luka-luka berjumlah 81 orang. Para korban tengah dalam perawatan di rumah sakit.

Stasiun Bekasi Timur Sementara Tidak Melayani Penumpang, Layanan KRL Hanya Sampai Stasiun Bekasi

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru