Minat Bikin Aplikasi Mobile, Ini 7 Hal yang Mesti Diperhatikan

0
Ilustrasi aplikasi. Foto: Istimewa

Dengan meningkatnya pertumbuhan dunia teknologi digital, tidak ada bisnis yang tidak terdampak sama sekali oleh digitalisasi bisnis. Platform online menyediakan ruang bagi bisnis untuk menjangkau jutaan orang sekaligus dan itulah alasan mengapa sebagian besar pengusaha cerdas memanfaatkannya sebaik mungkin.

Baca juga: Gunakan Aplikasi di Ponsel, Warga Cina Hindari Lingkungan Terinfeksi Virus Corona

Di samping memudahkan pelanggan, lumrah dan murahnya harga smartphone juga semakin memungkinkan sebuah perusahaan meraih pangsa pasar yang jauh lebih luas dibandingkan dengan strategi marketing konvensional. Singkatnya, setiap orang yang mempunyai smartphone bisa jadi target pasar mereka. Terlebih, ekosistem bisnis pendukungnya juga mendukung terbentuknya bisnis berbasis aplikasi.

Seperti diwartakan KabarPenumpang.com dari laman customerthink.com, Senin, (17/2), inilah tujuh hal yang mesti diperhatikan sebelum benar-benar membuat aplikasi mobile. Bila terlanjur membuat aplikasi sebelum membaca artikel ini, jangan tunda untuk melakukan perubahan agar aplikasi mobile yang telah dibuat benar-benar dibutuhkan customer.

1. Pastikan Dapat Menghemat Waktu Pengguna
Di dunia ini, hanya ada dua hal yang tidak bisa kembali ataupun bertambah, luas bumi dan waktu. Waktu adalah satu-satunya prioritas bagi orang yang memilih untuk menggunakan aplikasi. Bila tidak ada bedanya, menggunakan aplikasi dengan tidak, maka, kecil kemungkinan aplikasi yang Anda buat akan diterima khalayak ramai.

Namun, hal itu juga tergantung pada persyaratan dan bisnis apa yang hendak dibangun lewat aplikasi mobile. Tetapi, apapun itu, segalanya harus tetap mendapat dukungan teknologi, arsitektur (pengembangan), dan desain serta semua yang mendukung ekosistem dan iklim bisnis Anda. Semakin banyak jaringan dan relasi, maka, aplikasi mobile dapat benar-benar menghemat waktu pengguna.

2. Jaminan Keamanan yang Lebih Baik
Dalam bisnis apapun, faktor kemanan pasti menjadi hal yang utama. Bisnis yang terkait transaksi elektronik, keamanan pengguna serta keamanan transaksi pasti menjadi nilai jual dan alasan utama mengapa seseorang ingin bertransaksi dengan aplikasi mobile.

Demikian juga dengan bisnis trasnportasi berbasis aplikasi. Moda transportasi harus bisa memastikan lokasi real time pengguna dan pengemudi serta berbagai fitur lainnya untuk mencegah perbuatan yang dapat mengancam keselamatan pengguna, seperti lokasi real time tidak terdeteksi dengan akurat akibat sinyal dari pengguna dan pengemudi tidak baik dan faktor-faktor sejenisnya.

Aplikasi Uber

3. Kualitas
Kualitas mungkin menjadi kata kunci umum yang mana jaminan keamanan dan keselamatan pengguna aplikasi bisa saja tergabung ke dalamnya. Di era persaingan bisnis yang semakin ketat seperti sekarang ini, kualitas kerap kali menjadi pembeda. Sebuah bisnis berbasis aplikasi bisa saja tampak sama, menjual produk yang sama, melayani dengan cara yang sama, serta mengkampanyekan bisnis mereka dengan model yang sama.

Akan tetapi, kualitas pada akhirnya tetap akan menjadi pembeda. Mereka yang konsisten untuk menomorsatukan kualitas-lah yang akan mejadi pemenang di akhir pertempuran. Di samping itu, kualitas juga erat kaitannya dengan inovasi. Jadi, bisa dibilang, aplikasi berbasil mobile yang bagus adalah aplikasi yang tidak lepas dari inovasi.

4. Komunikasi Langsung dengan Pelanggan
Terkadang, kaum urban dengan mobilitas tinggi tidak mau ambil pusing. Dalam artian, dengan adanya paket internet, mereka hampir mungkin melakukan segalanya, mengirim pesan instan dan menelepon, tanpa perlu repot-repot membeli pulsa (di luar paket internet) untuk dapat berkomunikasi langsung. Tak terkecuali dengan aplikasi mobile atau mobile app.

Hadirnya fitur chat atau komunikasi langsung antara pengguna aplikasi dengan pihak ketiga atau dalam hal ini pihak yang bersentuhan atau berhubungan langsung dengan pengguna aplikasi atau pelanggan, disadari atau tidak, sangat membantu dan memang dibutuhkan oleh pelanggan. Dengan fitur tersebut pula, privasi (nomor kontak) pelanggan atau pihak ketiga bisa tetap aman tanpa harus diketahui oleh kedua belah pihak. Sekalipun harus mencantumkan nomor kontak, pastikan fitur keamanan (seperti fitur hanya bisa mengontak atau dikontak dengan nomor yang sudah terfdaftar) hadir untuk melengkapi fitur lainnya.

Aplikasi Aira yang membantu penyandang tuna netra di bandara (aira.io)

5. Menghasilkan Pengeluaran Lebih Rendah
Menghasilkan pengeluaran yang lebih rendah atau efisiensi menjadi salah satu catatan penting mengapa pengguna memilih sebuah aplikasi. Misalnya, aplikasi pencari kos-kosan atau sejenisnya. Dengan menggunakan aplikasi, pengguna terhindar dari mencari rumah tinggal atau indekos di wilayah yang mereka tidak kuasai. Ujungnya, pasti lebih efisien dan sedikit waktu yang terbuang karenanya.

Begitupun juga dalam unit bisnis lainnya, bila tidak mengakomodir pengeluaran yang lebih rendah dengan menggunakan aplikasi mobile ketimbang cara-cara konvensional, siap-siap aplikasi Anda akan sepi peminat.

Baca juga: Jangan Sembarangan Gunakan WiFi Gratisan, Berikut Tips Keamanan Data dari FBI

6. Kustomisasi
Kebanyakan orang percaya bahwa aplikasi, sekali dikembangkan tidak dapat dikustomisasi. Tetapi ini adalah gagasan yang sangat salah. Solusi pra-dibangun selalu dapat disesuaikan. Misalnya, jika orientasi warna tidak sesuai dengan tanda, maka Anda dapat mengubahnya atau menghapusnya.

7. Bebas Repot
Sebuah aplikasi mungkin akan sangat diminati bila dapat menggantikan tugas-tugas yang semestinya dilakukan seseorang kepada orang lain. Dengan begitu, pengguna dapat memaksimalkan waktunya untuk kegiatan lainnya, yang mungkin saja lebih bernilai ekonomi ataupun holistik.

Leave a Reply