Musim Liburan ‘May Day,’ Penumpang Kereta Cina Alami Lonjakan Tinggi

0

Hingga saat ini, pandemi virus corona masih berlangsung di seluruh dunia. Bahkan di India kini memasuki gelombang kedua dan disebut sebagai tsunami corona karena hampir 400 ribu orang per harinya terinfeksi virus yang berasal dari Wuhan, Cina ini.

Baca juga: Cina Punya Rel Kereta Menembus Apartemen, Jepang Ternyata Punya Jalan Tol Menembus Gedung 

Hal ini kemudian membuat India melakukan penguncian dan berbagai negara juga melakukan hal serupa. Meski begitu, masa pandemi juga masih membuat banyak orang melakukan perjalanan ke dalam maupun luar negeri baik dengan pesawat atau kereta api.

Nah, bagaimana dengan negara awal berkembangnya virus ini? Dilansir KabarPenumpang.com dari laman sumber ecns.cn (8/5/2021), kasus baru di Cina menurun dan pada masa liburan ternyata masyarakat Cina melakukan perjalanan. Ini terlihat dari 117 juta penumpang di masa liburan.

Jumlah 117 juta penumpang tersebut merupakan totalan selama delapan hari perjalanan sejak 29 April hingga 6 Mei kemarin. Jumlah ini naik sebesar sebelas persen atau 11,54 juta penumpang dari tahun 2019.

Data resemi terkait pelonjakan penumpang tersebut ditunjukan oleh China State Railway Group Co., Ltd pada Jumat (7/5/2021). Bahkan pada May Day atau Hari Buruh pada 1 Mei dan berlangsung hingga 5 Mei, jumlah penumpang kereta api sebanyak 78,5 juta, data menunjukkan.

Baca juga: Prototipe Kereta Maglev Cina Melaju dengan Kecepatan 620 Km Per Jam

Selain kenaikan jumlah penumpang, kereta api Cina juga mengangkut 83,17 juta ton kargo selama periode liburan tersebut. China State Railway Groupmengatakan, angkutan kargo ini pun naik sebesar 14,6 dari tahun ke tahun.

LEAVE A REPLY