Masih banyak transportasi kereta api yang bisa dinikmati masyarakat, khususnya untuk semua kalangan. Dengan harga yang murah, siapa yang tak mau? Apalagi ditambah dengan pemandangan yang super indah di tanah Sunda (Jawa Barat). Ya, kali ini kabarpenumpang akan mengajak kalian semua untuk menikmati panorama pedesaan menggunakan KA Siliwangi.
Jika kalian pernah melewati Kota Sukabumi hingga Cianjur, tentu tahu ada rangkaian kereta api yang melintasi antar kota tersebut. Eits, ini bukan sembarang jalur kereta api pada umumnya, lho, tapi jalur ini sudah kita dengar dari berbagai media atau platform digital bahwa jalur ini memiliki segudang sejarah.
Terungkap! Kereta Wisata Gambir – Cianjur Bakal Diberlakukan, Ini Jadwalnya
Mulai dari jalur pertama yang dibagun menghubungkan Jakarta – Bandung via Sukabumi, stasiun-stasiun yang dilewati memiliki bangunan cagar budaya, terowongan yang legendaris, hingga jembatan yang membentang menyeberangi sungai yang digadang-gadang memiliki kisah mistis.
Dari nama kereta api tersebut kata ‘Siliwangi’ berasal dari seorang Prabu Siliwangi yang merupakan tokoh legendaris pemimpin Kerajaan Pajajaran yang memiliki nama asli Sri Baduga Maharaja. Pemilihan nama ini ditujukan untuk menghormati sosok raja terkenal dari tanah Sunda tersebut.
Masyarakat yang terbiasa menggunakan Kereta Api Siliwangi, tentu merasa terbantu dengan waktu yang terjangkau dan praktis. Apalagi diketahui hingga saat merupakan kereta lokal yang bertarif sangat murah. Ya, hanya dengan Rp3.000 saja rute dari Stasiun Sukabumi – Staaiun Cianjur dan Rp5.000 hingga Stasiun Cipatat masyarakat sudah bisa melakukan perjalanan selama 1 setengah hingga 2 jam.
Healing ke Pantai Anyer, Ternyata Bisa juga Naik Kereta Api, Begini Caranya
Rute Kereta Api Siliwangi dimulai dari Stasiun Sukabumi hingga Stasiun Cipatat. Kereta lokal ini melewati beberapa stasiun kecil dan satu stasiun besar, seperti Gandasoli, Cireungas, Lampegan, Cibeber, Cianjur, Ciranjang, Cipeuyeum, dan terakhir di Cipatat. Ada beberapa halte atau perhentian yang bangunannya masih utuh, namun belum bisa digunakan, seperti Halte Maleber dan Rajamandala.
Bagi kalian yang ingin mencoba KA Siliwangi atau bahkan belum sama sekali mencoba jalur pertama kereta api yang terhubung Jakarta – Bandung ini, bisa melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau laman resmi kai.id. Perjalanan KA Siliwangi saat ini masih berakhir di Stasiun Cipatat dan belum bisa melanjutkan hingga ke Stasiun Padalarang karena efek jalur yang terjal.
Jadi bagi kalian yang ingin merasakan sensasi perjalanan kereta lokal yang tentunya berhenti di setiap stasiun ini, bisa dicoba, ya. Tarifnya murah meriah dengan kursi yang selayaknya kereta ekonomi subsidi. Meski begitu, kereta ini selalu dipadati penumpang karena aksesnya yang terjangkau dari jauhnya jarak jalan raya utama.
