Thursday, May 30, 2024
HomeHot NewsNepShuttle, Moda Transportasi Pesisir Ramah Lingkungan dengan Fitur "Anti Mabuk Laut"

NepShuttle, Moda Transportasi Pesisir Ramah Lingkungan dengan Fitur “Anti Mabuk Laut”

Tinggal di daerah pesisir atau di sepanjang aliran sungai? Mungkin Anda akan lebih memilih menggunakan moda transportasi air, sebab biasanya perjalanan yang dilakukan lebih cepat dari pada transportasi darat.

Baca juga: Taksi Air Thunder, Gaya Baru Menyusuri Kanal di Venesia

Meski begitu, moda transportasi air pun banyak juga yang menghasilkan emisi karbon. Tetapi transportasi air dengan nol emisi karbon kini juga dirancang oleh berbagai perusahaan di dunia. Seperti NepShuttle yang dibangun awalanya menggunakan bahan bakar sel dan kini mulai dibuat untuk bisa meminimalkan jejak karbon.

Dilansir KabarPenumpang.com dari newatlas.com (10/1/2022), perusahaan rintisan Perancis NepTech akan membuat PeShuttle yang akan menampilkan desain lambung yang dirancang khusus untuk meminimalkan hambatan hidrodinamik sembari menghasilkan sedikit gelombang atau semprotan. Desain ini juga akan mengurangi area lambung bersentuhan dengan air.

Selain itu, PeShuttle juga akan menggabungkan sistem yang terus-menerus mengeluarkan jejak gelembung udara yang mengalir di sepanjang bagian bawah setiap lambung dengan teknologi “NepAir” yang diklaim dapat mengurangi gesekan lapisan batas saat perahu melewati air.

Selain itu, hidrofoil profil rendah di bagian bawah lambung diklaim dapat meningkatkan stabilitas dan dengan demikian mengurangi kemungkinan mabuk laut penumpang saat bepergian melalui gelombang besar. Tidak seperti foil konvensional, mereka tidak dirancang untuk memungkinkan perahu keluar dari air dengan kecepatan tinggi.

Bukan hanya itu, NepShuttle juga memberikan kenyamanan lainnya yakni kabin kedap suara, kursi anti getaran hingga konektivitas WiFi. Kapal ini dilengkapi motor listrik kembar yang ditenagai oleh beberapa baterai lithium yang pada gilirannya akan diisi oleh dua sel bahan bakar membran elektrolit polimer.

NetShuttle akan mampi melaju dengan kecepatan 35 km per jam dan memiliki kecepatan tertinggi 40 km per jam. Meskipun tidak ada angka kisaran pasti yang diberikan, NepTech menyatakan bahwa dengan bantuan dari sistem manajemen energi dan baterai, NepShuttle akan “menyamai kinerja operasional kapal bertenaga diesel lama.” Pengisian bahan bakar dapat dilakukan di stasiun pengisian bahan bakar hidrogen bergerak,

Baca juga: Surga Kanal Transportasi, Tak Hanya di Venesia Lho!

Perwakilan NepTech memberi tahu kami bahwa rencana peluncuran NepShuttle akan dilakukan sekitar tahun 2023 atau 2024. Awalnya akan digunakan di Sungai Seine dan di Pelabuhan Marseille.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru