Numpuk di Gudang, AirAsia Daur Ulang Jaket Keselamatan dan Seragam Awak Kabin

0
(The Jakarta Post)

AirAsia, maskapai berbiaya rendah asal Malaysia, setiap tahunnya membuang lima ribu seragam, seratus jaket keselamatan dan dua ratus sabuk pengaman dan sebesar lebih dari tiga ribu kilogram kain diperuntukkan untuk tempat pembuangan sampahnya. Namun, kedepannya hal ini akan menjadi lebih baik, sebab AirAsia Foundation telah meluncurkan upcycling untuk pertama kali dengan membuart jaket pelampung dari daur ulang barang bekas dan mengganti seragam lama.

Baca juga: AirAsia Malaysia Terbang Perdana ke Silangit dari Kuala Lumpur Disambut Hujan

Dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, hasilnya adalah koleksi Soggy No-More yang merupakan kolaborasi dengan perusahaan sosial Nazanin. Koleksi-koleksi tersebut dijual mulai Juli 2018 kemarin. Iterasi produk pertamanya adalah aksesoris gaya hidup seperti tas selempang, kantong, dompet koin dan tempat alat makan.

“Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih besar oleh AirAsia untuk mendaur ulang semua bahan limbah yang kami hasilkan di pesawat. Sedapat mungkin, banyak sampah dikelola secara internal,” ujar direktur eksekutif AirAsia Foundation, Yap Mun Ching.

Sebelum adanya daur ulang tersebut sampah ini sudah menjadi limbah yang sangat besar dan semuanya tersimpan di gudang besar di Klang, Selangor, Malaysia. Yap mengatakan, ada ribuan barang dan maskapai tidak membuang apapun dan ini menghabiskan ruangan tersebut sehingga masuklah Soggy No-More.

Jaket keselamatan kadaluwarsa tersebut tidak bisa terurai bisa dikembalikan ke pabrik dan mengganti dengan yang baru untuk di daur ulang. Sedangkan untuk bekas seragam, dibuat berbagai barang seperti paspor, tas hingga ikat pinggang yang dibuat dari dasi pilot.

“Koleksi akan terus berkembang dan kami mengambil lebih banyak ide di masa mendatang. Ini membantu bahwa konsumen lebih sadar akan produk ramah lingkungan saat ini. Ada gerakan besar melawan plastik sekarang. Apa yang kami tawarkan adalah gagasan bahwa orang, perusahaan, dan maskapai lain dapat mengambil inisiatif inisiatif mereka sendiri,” kata Yap.

Baca juga: Fotonya Viral di Facebook, Inilah Reaksi Pramugari Cantik AirAsia

Koleksi Soggy No-More hanya tersedia di toko-toko pop-up sesekali. Daftar acara mendatang dapat diakses di halaman Facebook AirAsia Foundation. Ada rencana untuk menjual barang-barang di pesawat AirAsia pada tahun depan. Dengan Soggy No-More, idenya adalah untuk membawanya ke tingkat berikutnya dengan bekerja dengan perusahaan sosial. Di sinilah Nazanin, sebuah perusahaan sosial pengungsi Afghanistan di Kuala Lumpur, datang ke dalam gambar.

Leave a Reply