Oriental Desert Express, Sensasi Kereta Mewah Pelintas Padang Pasir

0
Sumber: desert-maroc.com

Bagi Anda penggemar film action adventure James Bond, pastilah tak melewatkan salah satu sekuel dalam “Spectre” – judul film terbaru James Bond yang dirilis tahun 2015. Diantara banyak adegannya yang spektakuler, James Bond yang dilakoni aktor Daniel Craig ini mengambil latar pengambilan adegan di atas kereta api. Nah, kereta yang ditumpangi James Bond dan Madeleine Swann (Léa Seydoux) di Spectre memang terlihat biasa saja, tak lebih dari sosok kereta rel diesel listrik yang jamak ada dioperasikan PT KAI di Tanah Air. Tapi yang tidak biasa justru lintasan kereta tersebut.

Baca juga: Maharajas Express, Kereta Termewah di Asia Bertarif Mulai Rp51 Juta

Dalam film Spectre, rangkaian kereta Nampak melaju di luasnya padang pasir yang berwarna coklat, menjadikan sensasi tersendiri. Meski tampilan luar kereta dan gerbong terlihat kotor karena paparan debu padang pasir, lain hal dengan interiornya. Kereta yang ditumpangi James Bond ini termasuk jenis kereta yang mewah dengan fasilitas lengkap, mulai dari kamar sampai gerbong restoran ada di kereta penembus padang pasir ini. Yanb jadi pertanyaan kemudian, apakah kereta yang dinaiki James Bond itu memang ada? Ataukah hanya setting-an untuk keperluan film semata?

Aktris Léa Seydoux berjalan di selasar gerbong makan Oriental Desert Express.
White dinner ala James Bond di Oriental Desert Express.

Berdasarkan peneluran KabarPenumpang.com di beberapa situs, akhirnya terungkap bahwa kereta yang dimaksud memang benar ada, dan disebut sebagai Oriental Deser Express yang beroperasi di Maroko, Afrika. Dengan label “oriental” langsung mengidentifikasi bahwa ini memang kereta kelas premium, maklum di Eropa ada Orient Express yang memang legendaris hingga saat ini.

Baca juga: Tengok Kemewahan “Venice Simplon – Orient Express, Kereta dengan Tarif Mulai Rp44 Juta

Oriental Desert Express didapuk sebagai kereta khusus yang biasanya digunakan untuk kepentingan wisata dengan rute menghubungkan wilayah pertambangan batubara dekat Bouarfa di timur Maroko dengan kota Oujda di Maroko. Kereta ini menjadi terkenal bukan hanya karena bentuknya yang menyerupai kereta kuno dengan moncong berbentuk kotak, namun karena jalurnya yang terkenal ekstrim. Bagaimana tidak, jalur yang dilintasi oleh Oriental Desert Express merupakan padang pasir.

Baca Juga: India Hadirkan Kereta Kubah Kaca Untuk Tarik Wisatawan

Pada awalnya, jalur kereta yang dibangun pada tahun 1922 ini merupakan bagian dari jalur Mediterranean – Niger Railway. Namun seiring berjalannya waktu, jalur tersebut kini hanya beroperasi dua kali dalam seminggu, itupun mengangkut hasil bumi seperti seng, timbal, dan tembaga dari tambang lokal. Seolah terbengkalai, jalur tersebut dibiarkan terisolir di padang pasir.

Adalah Edi Kunz, seorang pria berkebangsaan Swiss yang menetap di Maroko yang menemukan jalur kereta api yang tidak terpakai antara Oujda dan Bouarfa, melintasi Dataran Tinggi Oriental. Tentu saja, bagaimana cara Edi menemukan jalur tersebut masih menjadi misteri. Namun karena kecintaan Edi terhadap kereta yang pada akhirnya mendorong Edi untuk kembali memberdayakan jalur tersebut menjadi layanan kereta pribadinya, melintasi padang pasir yang terpencil dan jauh dari peradaban.

Rute panjangnya 190 mil (sekitar 305 km), dan membentang dari pantai timur laut Maroko hingga ujung Sahara. Karena jarang sekali atau bisa dibilang tidak ada kereta lain yang melintasi jalur ini kecuali kereta tambang tadi, Anda bisa berhenti dimana saja dan kapan saja untuk sekedar menikmati pemandangan fantastis yang disuguhkan di jalur ini. Anda juga bisa berfoto bersama Beni Guil, ras kambing yang terkenal dari Maroko. Jika Anda merasa lelah selama perjalanan, Anda bisa meminta masinis untuk menghentikan keretanya lalu rehat sejenak untuk keluar dan menyapa penduduk lokal yang bisa Anda temui di sana.

Sumber: unmissable.com

Baca juga: General Electric CC206, Generasi Lokomotif Termodern PT KAI

Jangan heran ketika di sepanjang perjalanan, kereta akan lebih sering berhenti karena trek yang tertutup oleh pasir. Keunikan lain dari perjalanan ini adalah Anda dapat menyaksikan sejumlah pria yang siap untuk membersihkan rel dari tumpukan pasir khas timur tengah. Kurang lebih perjalanan dari Oujda menuju Bouarfa memakan waktu 12 jam, tergantung seberapa sering kereta Anda berhenti.

Untuk keretanya sendiri, perjalanan Anda akan diantarkan dengan lokomotif EMD GT26CW-2, sebuah lokomotif bertenaga campuran (diesel dan listrik) produksi General Motors. Kereta yang mampu menempuh kecepatan hiingga 150km per jam ini digunakan juga oleh Negara-negara lain, seperti Iran, Peru, Korea Selatan, Turki, dan Yugoslavia.

Baca Juga: Saat Kereta Ikut Kondang Sebagai Latar Film Box Office

Walaupun bagian luar dari kereta ini terkesan kotor karena hempasan pasir sepanjang perjalanan, namun bagian dalam dari kereta ini amatlah apik. Menganut desain klasik yang menghiasi bagian kabin penumpang. Layaknya sebuah kereta privat yang akan membawa Anda menuju perjalanan yang tidak terlupakan, kereta ini juga melayani penyediaan makanan jika suatu waktu perut Anda membutuhkan perhatian lebih. Jadi, siapkah Anda untuk melakukan perjalanan memotong keringnya padang pasir Maroko dengan Oriental Desert Express?

Leave a Reply